SHARE

Jakarta,nusantarapos,-Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita rencananya akan dipanggil Komisi VI DPR RI Senin (19/6/2017) terkait masalah penerbitan kebijakan lelang Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang dianggap akan berpotensi ajang korupsi dan kolusi.

Hal ini dipertegas oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Inas N Zubir saat dihubunginusantarapos.co.id melalui seluller, Sabtu (17/6) bahwa Mendag akan dipaksa untuk membuka siapa saja yang tersangkut dalam kepemilikan saham.

Selain itu, dari rumor yang beredar, kepemilikan salah satu pemegang saham PT. Pasar Komoditas Jakarta sebagai perusahaan yang akan melakukan lelang tersebut salah satunya TW, sehingga Enggartiasto Lukita akan merencanakan rapat secara marathon agar segera dapat melakukan penandatanganan persetujuan lelang yang sebetulnya dipaksakan oleh Enggar kepada industri Mamin.

“Mendag saat ini sudah mulai rapat dan rumornya sampai Minggu karena hari Senin besok akan kita panggil dan akan kita paksa untuk membuka siapa salah satu pemilik saham tersebut,” kata Inas N Zubir.

Lebih lanjut dia mengungkapkan jika Menteri Perdagangan tetap melaksanakan pihak Komisi 6 akan tetap menolaknya karena menyangkut UKM dan IKM yang notabene banyak dimiliki oleh rakyat kecil dan menengah yang nantinya akan kesulitan meng-akses Pasar Lelang ini karena terbatasnya kapasitas pembelian lelang sehingga disinyalir akan memalak para UKM dan IKM.

” Kami akan panggil Mendag untuk segera raker dengan kita agar Enggar bisa untuk terbuka dan mau memberikan jawaban siapa pemegang saham tersebut,” pungkas N Zubir. (JOKO)

LEAVE A REPLY