SHARE

Jakarta, Nusantara Pos- Gramedia Pustaka Utama hari ini, Sabtu (29/7/2017) meluncurkan buku berjudul “Transformasi Diri” yang ditulis oleh Heru K. Wibawa.

Heru mengatakan, tujuan buku ini adalah untuk menjembatani pemahaman revolusi mental agar menghasilkan bangsa yang hebat.

“Ini kan bagian dari keprihatinan kita semua menyikapi bangsa ini. Transformasi Diri salah satu upaya menjembatani pemahaman yang disebut revolusi mental seperti apa. Walaupun saya tidak ada kaitannya dengan Pemerintah,” kata Heru K. Wibawa saat diwawancarai Nusantara Pos di Jakarta, Sabtu (29/7/2017).

Menurutnya, tantangan untuk mentransformasi diri bisa semakin rumit dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Manusia Indonesia lebih banyak yang masuk dalam jebakan-jebakan kehidupan, yang mematikan potensi dalam dirinya.

Di dalam buku setebal 213 halaman ini, Heru menyimpulkan bahwa jalan keluar dari jebakan kehidupan yakni, manusia harus mengalami transformasi diri jika ingin mendapatkan peluang dan berkat yang telah disediakan Tuhan.

Buku ini juga dibuat untuk membantu mengisi wilayah kesadaran sebagai input yang sempurna untuk wilayah bawah sadar sehingga setiap pribadi akan menjalani kehidupan secara efektif.

“Harapannya manusia bisa hidup di potensi maksimalnya. Jadi bangsa ini juga maksimal. Melalui transformasi diri, orang menjalani prosesnya sehingga rela menghidupi hidupnya dengan potensi maksimal,” tandas Heru.

Ide penulisan buku “Transformasi Diri” diambil berdasarkan pengalaman pribadinya. Pria yang pernah menjadi perwira polisi itu  menyelesaikannya hanya dalam waktu dua bulan.

Heru K. Wibawa adalah seorang wirausahawan, yang tengah menggeluti bisnis training keuangan keluarga, kuliner, pabrik furniture dan production house dalam Group Transformasi Indonesia. (ARS)

LEAVE A REPLY