SHARE

Jakarta, Nusantara Pos- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ditetapkan sebagai Lembaga Sertifikasi Person (LS Person) oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

LS Person ini memiliki tugas dan fungsi melaksanakan sertifikasi personel di bidang ketenaganukliran yang mencakup personel radiografi, petugas dan supervisor iradiator, petugas analisis aktivasi neutron, petugas radioisotop dan senyawa bertanda.

Tujuan sertifikasi personel adalah memberikan kepercayaan kepada stakeholders bahwa personel yang tersertifikasi telah memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kompetensi yang ditentukan.

“Dengan adanya LS Person ini mampu meminimalisasi adanya keraguan atau ketakutan dari masyarakat akan SDM dari BATAN,” kata Djarot Wisnusubroto, Kepala BATAN saat jumpa pers di Kantor BATAN, Pasar Jumat, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Sedangkan menurut Kepala Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir (PSMN) Budi Santoso, sertifikasi personel merupakan cara memberikan jaminan bahwa personel yang memiliki sertifikasi telah memenuhi persyaratan dan skema yang ditentukan.

“Nilai sertifikasi merupakan tingkat keyakinan dan kepercayaan yang diberikan LS Person dengan menunjukkan ketidakberpihakan dan kompeten terhadap pemenuhan persyaratan tertentu,” kata Kepala PSMN Budi Santoso.

Dengan akreditasi ini, LS Person BATAN menjadi salah satu infrastruktur kelembagaan nasional standardisasi dan penilaian kesesuaian dan satu-satunha LS Person di Indonesia dalam lingkupnya.

Di masa mendatang, LS Person BATAN siap melakukan tugasnya untuk berkontribusi secara nasional dalam rangka memperkuat daya saing bangsa dalam kompetisi era global. (ARS)

LEAVE A REPLY