SHARE

Jakarta, Nusantara Pos- Tema film yang menonjolkan budaya lokal memang patut dikembangkan seperti film “Laskar Pelangi” yang mengangkat daerah Bangka Belitung dan meraup sukses hingga jutaan penonton.

Ralia Pictures dan Gula Kelapa Pictures mengikuti jejak yang sama dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk memproduksi film bermuatan budaya tanah air berjudul “Satria”.

Sutradara Jito Banyu berjanji akan menggarap film ini secara maksimal. “Sebagai putra daerah tentu saya akan menghadirkan film yang membawa misi budaya Banyumas dan edukasi buat penontonnya,” ujar Jito di Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Film yang akan syuting November mendatang ini tidak akan mengangkat budaya lokal saja tapi juga soal Kebhinekaan dan kecintaan terhadap NKRI.

“Jadi sekalipun film “Satria” kontennya lokal tapi isu nasional tetap kami angkat,” jelas pria asal Banyumas ini.

Bupati Banyumas Ahmad Husein pun sangat mendukung produksi film tersebut. Ia berharap ke depannya, melalui film “Satria” budaya Banyumas akan menarik wisatawan lokal dan luar negeri.

“Kami berharap film “Satria” bisa menjadi sarana promosi sosial budaya dan wisata kabupaten Banyumas. Sehingga nantinya kunjungan wisata lokal dan mancanegara terus meningkat, seiring penayangan film “Satria” nantinya,” harap Ahmad Husein.

Film ini didukung oleh artis ternama, antara lain Yama Carlos, Rianty Catwright, Pangky Suwito, Jajang C. Noer dan Elvira Devinamira. (ARS)

LEAVE A REPLY