SHARE

Jakarta, nusantarapos, -Pasca dikabulkannya permohonan praperadilan Setya Novanto oleh Pengadilan Negeri dalam kasus KTP Elektronik, KPK terus mengkaji penerbitan Surat Perintah Penyidikan baru untuk menjerat kembali Setya Novanto.

Bahkan nanti KPK akan lebih hati-hati lagi terutama dalam menyiapkan alat bukti yang saat ini terus di dalami pihak KPK.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, Kamis (5/10) di KPK mengatakan,
” Kita lagi kaji secara detail seperti apa langkah-langkah kita. Kita pelan-pelan intinya adalah itu tidak boleh berhenti itu harus lanjut karena kami digaji. Untuk itu tapi harus kalem, harus pelan harus prudent kemudian kita mengevaluasi lagi loop hole loop hole kita, lobang lobangnya harus kita tutup. Ada beberapa kelemahan-kelemahan yang harus kita tutup. Oleh sebab itu kita harus pelan-pelan dulu untuk kemudian kita prudent ke depan.”

Senada, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, meski Setya Novanto tak lagi berstatus tersangka, kasus KTP Elektronik KPK tetap akan mendalami.

Bahkan pihak KPK juga akan bekerjasama dengan otoritas di beberapa negara terkait pengumpulan dan pencarian bukti.

“Sejauh ini KPK telah menemukan indikasi aliran dana terhadap sejumlah pejabat di Indonesia yang sebagian telah terungkap di proses persidangan di Amerika Serikat dan Pengadilan Tipikor di Indonesia, ” pungkasnya. (HN)

LEAVE A REPLY