SHARE

Jakarta, Nusantara Pos- Pasca menerima somasi dari PT. MNC Sky Vision Tbk tanggal 26 September lalu, PT Wava Ungaran Visi Media (Wava TV Cable) memberikan jawaban klarifikasi tentang tuduhan penggunaan tidak sah atas hak cipta siaran milik MNC Group.

Menurut Muchlis selaku Sekertaris Jenderal Go TV Cable Indonesia, PT MNC Sky Vision tidak seharusnya memungut biaya karena Wava TV Cable juga tidak pernah menerima uang dari hasil penyiaran channel FTA.

“Kami tidak pernah menerima uang atas channel FTA (Free To Air) nasional yang kami tayangkan,” ujar Muchlis saat jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Lanjut Muchlis, penayangan siaran FTA nasional menurut UU Penyiaran No.30 Tahun 2003 tidak bisa dikenakan biaya alias gratis. Dalam hal ini, siaran MNC Group termasuk kategori FTA nasional.

“Kami ini hanya kembali ke UU Penyiaran saja, bahwa MNC Group itu siaran FTA gratis ke masyarakat,” terangnya.

Lagipula, Wava TV Cable sebelumnya sudah pernah mengajukan permohonan ijin menyiarkan tayangan MNC Group, tapi ditolak dengan alasan belum bisa bekerjasama dikarenakan untuk mendapatkan ijin tersebut harus membayar royalti kepada PT. MNC Sky Vision.

Tim kuasa hukum Go TV Cable akan mengirimkan jawaban somasi ini secepatnya dan akan menunggu jawaban dari PT. MNC Sky Vision. (ARS)

LEAVE A REPLY