SHARE

Nusantara Pos, Kupang. Terdakwa korupsi 100 unit Embung tahun 2012, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Pertambangan Energi (KADIS PUPRPE) Kabupaten Sabu Raijua Lay Rohi, dituntut 8 tahun 6 bulan penjara dalam gelar sidang pada Kamis 19 Oktober 2017 pukul 16.00 wita di Pengadilan Tipikor Kupang, dengan agenda Pembacaan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Selain itu, dalam tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Hendrik Tiip didampingi Benfrid Feoh, terdakwa Lay Rohi juga dituntut membayar denda sebesar 400 Juta Rupiah, subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti kerugian negara sebesar 1,911.675.000 Rupiah dengan tambahan penjara 4 tahun 3 Bulan jika 1 Bulan sesudah putusan terdakwa belum menggantikannya.

Menurut jaksa, terdakwa Lay Rohi terbukti, sehingga terkena ancaman pidana dalam Pasal 2 Ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Edy Purnomo serta Gustap Marpaung dan Jemmy Tanjung Utama sebagai Anggota majelis Hakim. Hadir Jaksa Penuntut Umum, Hendrik Tiip dan Benfrid Foeh serta terdakwa didampingi Kuasa Hukumnya Johanis Rihi. (*Mar)

LEAVE A REPLY