Home / BERITA TERBARU / KSPI Meminta Anies-Sandi Merevisi Jumlah UMP Buruh 2018

KSPI Meminta Anies-Sandi Merevisi Jumlah UMP Buruh 2018

Presiden KSPI Said Iqbal

Jakarta, NusantaraPos- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak jumlah Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2018 yang ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dan Wagub Sandiaga Uno sebesar Rp. 3.648.000 juta.
“Pemerintah mengeluarkan angka (3,6 juta) sesuai dengan PP No 78, tentu saja teman-teman bergejolak,” ujar Jayadi selaku anggota Dewan Pengupahan Unsur Buruh saat jumpa pers di Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (3/11/2017).

Sebelumnya, beberapa perwakilan buruh sempat melakukan survey kebutuhan hidup untuk penetapan UMP 2018. Tapi survey mereka tidak dihiraukan karena jumlah UMP 2018 yang diputuskan tetap diambil berdasarkan PP No. 78 Tahun 2015.

“Yang bahagia pengusahanya, yang sengsara buruhnya. Kami berharap Gubernur bisa merevisi apa yang disampaikan, walaupun harapannya sangat kecil. Ini adalah awal dari perjuangan kami,” ungkap Ade selaku anggota presidium Koalisi Buruh Jakarta.

Untuk menyuarakan kekecewaannya, tanggal 10 November 2017 mendatang para buruh dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat akan berunjuk rasa di Jakarta. Mereka meminta Presiden Joko Widodo untuk mencabut PP 78/2017.

“Kami meminta upah buruh berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi jadi Rp 3.917.398 juta,” tandas Kahar S. Cahyono, Ketua Departemen dan Media KSPI.

Angka tersebut diambil dikarenakan biaya listrik, sewa rumah dan transportasi sudah mengalami kenaikan. (ARS)

Check Also

Kasihan…, Penyingkiran Sisa Longsor Penggunaan Alat Berat Harus Di Tanggung Wilayah Sendiri

Nusantarapos,- Penggunaan alat berat yang diperuntukkan untuk melakukan pembersihan bekas longsor di Kabupaten Pacitan ternyata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares