SHARE

Jakarta, NusantaraPos- Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) menggelar Latihan Kesiapsiagaan Kohanudnas TA. 2017 bertempat di Aula Leo Watimena Makohanudnas Halim Perdanakusuma, Jakarta Senin (6/11).

Acara pembukaan Latihan Kesiapsiagaan Kohanudnas ini dihadiri oleh, para Pejabat Kodiklat (Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan) TNI dan Kohanudnas serta seluruh staf pelaku dari Kohanudnas beserta jajaran.

Latihan berlangsung selama empat hari ke depan dengan dua metode yaitu geladi Posko dan geladi lapangan. Geladi posko selama dua hari di Aula Leo Wattimena Makohanudnas bertujuan penyusunan naskah latihan, sedangkan geladi lapangan selama dua hari di Makassar dan di Kupang sebagai wilayah Kosekhanudnas II. Tema Latihan adalah “Kohanudnas melaksanakan Operasi Pertahanan Udara guna mencegah, menangkal dan menanggulangi setiap bentuk gangguan dan ancaman udara di wilayah yuridiksi nasional dalam rangka mendukung tugas pokok TNI“.

Dankodiklat TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto,M.B.A. yang bertindak selaku Direktur Latihan (Dirlat) dalam sambutannya mengatakan,”Seperti kita ketahui bersama negara kita memiliki wilayah yang sangat luas. Oleh karena itu, kita dituntut memiliki kemampuan untuk dapat menjaga dan menegakan kedaulatan NKRI, melalui uji dan latihan ini akan dapat dilihat sejauh mana kemampuan personel Kohanudnas dalam melaksanakan operasi mengatasi pelanggaran wilayah udara yuridiksi nasional, kesiapan sarana dan prasarananya,” tegasnya.

Sementara Panglima Kohanudnas mengatakan, Latihan Kesiapsiagaan Kohanudnas 2017 merupakan perwujudan dari tugas pokok TNI pada aspek pertahanan udara yaitu menjaga kedaulatan negara wilayah udara yuridiksi nasional dari berbagai kemungkinan ancaman dan gangguan yang akan terjadi. Sebagai salah satu kotama ops TNI, Kohanudnas juga mengelar latihan ruti kesiapan operasional tiap tahun dibawaj superpisi Kodiklat TNI”, katanya.

Latihan Kesiapsiagaan Kohanudnas TA. 2017 ini melibatkan satu flight pesawat  tempur buru sergap F-16, pesawa tempur T-50 i, Pesawat B-737 dan Foker-28 serta pesawat C-130, Kohanudnas (Popunas dan Komlek), Kosekhanudnas I, Satrad 211/TKT,Satrad 214 TGL, Satrad 215 CGT, Kosekhanudnas II, Satrad 221/NLI, Satrad 222/PLO, KRI berkemampuan Hanud , Arhanudse 8 serta Lanud Halim P.K Jakarta, Lanud Iswahyudi Madiun dan Lanud Abdurahman Saleh Malang. (Dispenau)

LEAVE A REPLY