SHARE

Pacitan – Sebanyak 200 peserta dan relawan bencana alam yang terdiri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan unsur relawan menggelar gladi latihan bencana alam tsunami yang diselenggarakan Komando Resor Militer 081/Dirotsaha Jaya tahun 2017 di Makodim 0801/ Pacitan,Minggu (5/11).

Pada hari kedua latihan tersebut, digelar pelatihan tahap pra-bencana atau mitigasi. Adapun para peserta yang mengikuti adalah seluruh perwira staff dan Danramil jajaran Kodim 0801/Pacitan, perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pengairan, PLN  dan unsur Kepolisian.

Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang mengatakan bahwa dalam Pelaksanaan Gladi peta dan Gladi yang lain diharapkan semua petugas mengerti fungsi tugas dan tanggung jawab.

“Yang paling penting kerjasama  gunakan bahasa atau komunikasi yang pas dan bisa dimengerti oleh masyarakat. Sehingga masyarakat mengerti kemana akan bergerak sehingga antara petugas dan masyarakat mengerti siapa berbuat apa,”ucapnya.

Dandim berharap kepada seluruh relawan memastikan seluruh alat peralatan dapat bekerja dan berfungsi. 

“Mulai kendaraan evakuasi sampai alat peralatan yang lain. Sehingga apabila bencana benar-benar terjadi, masyarakat sudah siap dan mengerti apa yang harus diperbuat,”tukasnya.

Dalam kegiatan yang dimulai Minggu pagi tersebut, diawali rakor hasil meninjau medan dan Jalur evakuasi. Selanjutnya dilakukan pelaksanaan  gladi model atau peta pada situasi tanggap darurat. Kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan.Uji Siap Penanggulangan (USP) Bencana alam Tsunami sesuai Protap.

Hadir dalam pelatihan tersebut Kasrem 081/Dsj  Letkol Inf Jerm Ratu Edo, para penilai dan pengawas Dari PA. Jajaran Korem 081/DSJ, Mayor Inf Edi Maryono Pasilat Rem 081 /Dsj, Kasdim 0801 Mayor Inf. Bayu Sigit, dan seluruh Perwira Staf dan Danramil Jajaran Dim 0801/ Pacitan.(tyo)

LEAVE A REPLY