SHARE

Pacitan – Komando Resor Militer 081/Dirotsaha Jaya, Madiun Jawa Timur, mengadakan latihan penanggulangan bencana hari keempat atau terakhir untuk melatih kesiapan satuan tugas pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana agar setiap saat dapat dioperasionalkan.

Komandan Satuan Tugas yang juga Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang mengatakan, Menjadi Tanggung jawab bersama dalam mencegah serta kesiap siagaan serta peringatan dini terhadap bencana. 

“Penanggulangan bencana alam dan pemberian bantuan kemanusiaan adalah merupakan tanggung jawab kita bersama dengan dimulai dari pencegahan, kesiapan, peringatan dini, tanggap darurat, bantuan darurat, pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi,” jelasnya.

Penyelenggaraan latihan penanggulangan bencana merupakan salah satu metode latihan spesifik bertujuan meningkatkan kualitas kemampuan teknis dan taktis baik dalam konteks perorangan maupun hubungan dalam satuan.

Dengan pelatihan itu diharapkan satuan ini akan mahir dan mampu melaksanakan tugas-tugas operasi selain perang, yakni menanggulangi akibat bencana alam maupun memberikan bantuan kemanusiaan.

Dandim menambahkan membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan merupakan salah satu tugas pokok TNI menurut UU Nomor 34 Tahun 2004 melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Di hari keempat atau terakhir ini, apel yang dipimpin oleh Wakil Komandan Satgas Bencana Alam Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Pancer Timur, Pacitan ini mengatakan peserta melakukan simulasi penyisiran untuk mencari korban yang kemungkinan masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Dia berharap pelaksaksanaan simulasi dapat bekerja dan berfungsi mulai kendaraan evakuasi sampai alat peralatan yang lain. 

“Sehingga apabila bencana benar-benar terjadi  masyarakat sudah siap dan mengerti apa yang harus diperbuat,”katanya.

Pada hari terakhir latihan ini, masing-masing unit kerja Satgas PRC PB melaksanakan tugas sesuai perintah Dansatgas untuk mlaksanakan penyisiran korban di tempat tempat yang terkena dampak tsunami.

Selain itu, relawan yang berjumlah 200 tersebut juga mendata kerugian baik personel maupun materiel akibat terjadinya bencana tsunami.

Hadir dalam kegiatan hari terakhir tersebut Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, para penilai dan pengawas Dari Jajaran Korem 081/DSJ Madiun, Mayor Inf Edi Maryono Pasilat Rem 081 /Dsj, Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, seluruh Perwira Staf dan Danramil Jajaran Dim 0801/ Pacitan.

Juga hadir perwakilan dari BPBD, Satpol PP, Dinas Pengairan, dinas Sosial, PLN dan Kepolisian Resor Pacitan. Direncanakan, kegiatan empat hari latihan ini akan ditutup pada Rabu di lapangan Bangunsari, Kecamatan Pacitan.(tyo)

LEAVE A REPLY