Home / BERITA TERBARU / Menristekdikti Siapkan Pendampingan bagi PTS yang Berniat Merger

Menristekdikti Siapkan Pendampingan bagi PTS yang Berniat Merger

Menristekdikti Mohamad Nasir. Foto: Arie

 

Jakarta, NusantaraPos- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) melalui Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti akan melakukan penggabungan atau merger antar perguruan tinggi (PT) agar lebih efisien.

Tahun 2019, Pemerintah berencana menggabungkan 1000 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang bermasalah dalam keuangan dengan PTS yang lebih sehat.

“Saya sudah tugaskan ke Dirjen Kelembagaan. Merger itu menyehatkan universitas atau perguruan tinggi yang ada. Jadi kalau dia ada di satu yayasan, harapan saya dia menjadi satu itu akan lebih mudah, lebih baik dan efisien,” ujar Mohammad Nasir usai acara Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan PTN di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Ia menyatakan, akan menyiapkan pendampingan bagi PTS yang akan melakukan merger. Akan tetapi, menurut Nasir permasalahannya adalah mengenai perbedaan akreditasi antar  masing-masing PT.

“Yang jadi masalah adalah bagaimana kalau antara PT satu dengan PT lain akreditasinya beda? Saya sampaikan ambil yang lebih tinggi. Katakan akreditasi yang C dan B. Nanti (akan naik) B. Setelah itu diakreditasi ulang pada periode berikutnya,” jelas Nasir.

Soal insentif, ia mengaku belum bisa memberikan bagi PTS yang berniat merger. Akan tetapi bagi PTN, Kemristekdikti akan membiayai sebesar 30 Miliar.

“Negeri aja kami keberatan ya. Jadi kami mendorong terutama untuk PTN karena tanggung jawabnya negara. Untuk swasta belum. Tapi untuk negeri kami akan berikan insentif,” tandasnya. (ARS)

Check Also

Batam Peringati Hari Jadinya ke-188

Nusantarapos, -Paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi  Batam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares