Ernie Djohan Tampil Spektakuler di Konser Tunggalnya

oleh
Ernie Djohan

Jakarta, NusantaraPos- Gelaran konser “Ernie Djohan: 55 Tahun Berkarya untuk Bangsa” sukses diadakan tanggal 10 Desember 2017 di XXI Ballroom Djakarta Theater. Tak tanggung-tanggung, Ernie Djohan tampil membawakan lebih dari 20 lagu.

Dibuka dengan lagu “I’ve Told Every Little Star” yang dibawakan oleh cucu Ernie Djohan, Nayla Danika, konser pun berlanjut dengan medley lagu-lagu berbahasa asing. Sebagai penyanyi, Ernie Djohan memang menguasai banyak bahasa asing, tak heran ia pun membawakan beberapa judul lagu dalam bahasa asing seperti “Dil Deke Dekho” dalam bahasa India dan “Wakare” dalam bahasa Jepang. Meski telah melanglang buana dengan musiknya, Ernie Djohan menunjukkan kecintaannya pada akar budaya leluhurnya dalam lagu “Jaso Mande” yang menutup medley lagu-lagu dari berbagai belahan dunia.

Dalam konser ini, Ernie Djohan tak hanya tampil sendiri. Bintang tamu konser “Ernie Djohan: 55 Tahun Berkarya untuk Bangsa”, Marcell Siahaan dan Lucky Octavian, turut menyumbang suara mereka membawakan ulang lagu hits Ernie yaitu Mengapa Tiada Maaf dan Senja di Batas Kota. Ernie Djohan pun menyanyikan langsung di depan publik, untuk pertama kalinya, lagu duetnya dengan Lucky Octavian, Alhamdulillah, yang baru-baru ini dirilis. Sedangkan bersama Marcell, Ernie berduet membawakan lagu “Mutiara yang Hilang”. Ernie juga sempat mempersembahkan sebuah lagu yang diciptakan oleh kakaknya, Rully Djohan, yang berjudul “Bahagia Indonesia”.

Menjelang penghujung konser, Ernie Djohan juga mengundang Tamara Geraldine ke atas panggung untuk memperkenalkan buku “Ernie, Dongeng Jazirah Si Teluk Bayur” yang ditulisnya dan merupakan reka cipta dari kisah hidup Ernie Djohan. Buku ini rencananya akan dirilis untuk publik bertepatan dengan perayaan Hari Ibu yang akan datang.

Kesuksesan konser “Ernie Djohan: 55 Tahun Berkarya untuk Bangsa” tentunya tak luput dari dukungan Benny Suherman, co-founder dan pemilik dari Cineplex 21 Group. Beliau bahkan turun tangan langsung dalam pengaturan panggung serta pemilihan alat-alat musik pemain orkestra yang mengiringi konser Ernie Djohan malam ini.

“Saya puas sekali dengan konsernya. Meski sempat deg-degan juga karena saya ingin menambah panggung supaya semua pemain orkestranya terlihat dan tersusun rapi. Tapi akhirnya semua beres. Seperti biasa, Ernie Djohan tampil amazing, begitu pun dengan Astrid Lea dan juga para pemain musik”, ucap Benny saat didaulat untuk memberikan kata sambutan di atas panggung.

Ketika ditanya Helmy Yahya apakah dirinya tidak lelah mempersiapkan konser dan juga menyanyi begitu banyak lagu dalam konser berdurasi dua jam ini, Ernie Djohan menjawab bahwa menyanyi adalah hal yang sangat ia cintai, sehingga tak ada rasa lelah dan capek yang dirasakan saat menjalaninya. “Saya enggak capek tuh, because this is what i love. Rumah saya itu ya, bisa dibilang, dari panggung ke panggung”, ujar Ernie Djohan.

Konser pun ditutup dengan lagu “Kau Selalu Di Hatiku” dan juga kejutan spesial berupa munculnya sang putri tercinta, Shanna Daniella,  bersama kedua cucu Ernie Djohan di atas panggung untuk memberikan rangkaian bunga kepada Ernie Djohan. (*)