Jumlah Pelanggan PDAM di OKU Meningkat

oleh

Balaraja,Nusantarapos,- PDAM wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di tahun 2017 meningkat dengan jumlah pelanggan air bersih sebanyak 2.000 konsumen.

Tercatat, dari Januari hingga Desember 2017, jumlah pelanggan PDAM OKU mencapai 17.000, tapi  pelanggan aktif hanya 14.000, sebab ada sambungan yang diputus karena pelanggan tersebut tidak menyelesaikan tunggakan.

“Di Dalam kurun waktu satu tahun, kami berhasil menaikkan jumlah pelanggan PDAM sebanyak 2.000 pelanggan. Jadi total keseluruhan yang menggunakan jasa air bersih PDAM tercatat sebanyak 14.000 pelanggan aktif,” kata Direktur Utama PDAM OKU, Abi Kusno, saat dikonfirmasi media NP di ruang kerjanya,kamis (4/1/2018).

Dia menerangkan, penambahan 2.000 pelanggan, terfokus di wilayah Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat.

Penambahan jumlah pelanggan PDAM tersebut tidak terlepas dari kordinasi dan struk turisasi perusahaan. Dengan cara peningka tan pelayanan kepada pelanggan, berupa perbaikan sarana dan prasarana distribusi air serta kualitas distribusi air kepada pelang gan.

Selain itu, melakukan restorasi perencanaan dan pengelolaan operasional PDAM.

“Target kami, setiap tahun terus berupa ya menambah pelanggan setidaknya1.000 sambungan baru. Sedangkan pada 2017 lalu, upaya kami sudah melebihi target karena dibarengi peningkatan debit air dengan cara membangun sumur dalam,” tuturnya.

Abi mengimbau kepada pelanggan agar dapat memenuhi kewajiban dengan tidak menunggak membayar tagihan air PDAM. Dan pihak PDAM pun akan terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada pelanggan semaksimal mungkin.

“Iya, kuantitas sudah kita penuhi dan masalah kwalitas akan terus ditingkatan,” ucapnya”

Sementara, saat disinggung masih adanya keluhan atau komplain pelanggan terhadap distribusi air dari pihak PDAM. Menurut Abi, persoalan tersebut sudah diminimalisir, dengan melakukan perbaikan sarana dan prasarana, distribusi jaringan maupun pipa induk dibarengi pening katan kwalitas air bersih yang dilakukan pihaknya.

“Masalah keluhan pelanggan saat ini sudah ber kurang.jelasnya” subrians