Hanura NTT akan Kembali Pada Kepengurusan OSO-Suding

oleh

Kupang, Nusantara Pos,- Perpecahan dalam tubuh Partai Hanura dipastikan segera selesai dengan kembali kepada kepengurusan Oesman Sapta Odang atau OSO sebagai ketum dan Syarifudin Suding sebagai Sekjend.

Pasalnya, melalui putusan sela PTUN terkait gugatan Partai Hanura yang dipimpin Ketum Daryatmo dan Sekjen Syarifudin Sudding, Senin (19/3/18) yang tertera Hakim PTUN mengabulkan gugatan Hanura Daryatmo-Sudding, dengan isi gugatannya adalah Permohonan Penundaan SK Kemenkuham nomor M.HH-01.AH.11.01 tahun 2018 milik Oesman Sapta Odang (OSO).

Menanggapi itu, Praktisi Hukum Amos Lafu berpendapat, jika memang kepengurusan DPP telah kembali kepada kepengurusan awal dengan OSO sebagai ketum dan Syarifudin Suding sebagai Sekjend melalui keputusan resmi, maka dengan sendirinya menjadi acuan kepengurusan DPD Hanura di tiap-tiap daerah yang sempat berganti, harus kembali lagi kepada kepengurusan awal.

“Termasuk di NTT, harus kembali kepada kepengurusan awal (Jimmy Sianto sebagai Ketum dan Stanislaus Ngawang sebagai Sekjend), dengan mengacu kepada kepengurusan DPP (OSO sebagai Ketum dan Syarifudin Suding sebagai Sekjend),” ucap Amos kepada wartawan di Kupang, Rabu (21/3).

Demikian lanjut Amos, SK kepengurusan Partai Hanura di setiap daerah yang memiliki kekuatan hukum adalah kepengurusan yang merujuk kepada OSO sebagai Ketum dan Syarifudin Suding sebagai Sekjend.

Untuk diketahui, sebelumnya pada bulan Januari lalu, juga telah diadakan islah antara kedua kubu yang berselisih dengan melahirkan kesepakatan OSO sebagai Ketum dan Syarifudin Suding sebagai Sekjend. (*Mar Tambe)