Cafe Jalur 40 Sediakan Pangan Lokal yang Bisa Dipesan Lewat Medsos

oleh

Kupang, Nusantara Pos,- Warung Kopi atau Warkop Jalur 40 yang terletak di RT 013/RW 005, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, telah berubah bentuk menjadi sebuah Cafe yang cantik.

Cafe milik Ori Manafe itu bahkan rencananya akan diberikan nama baru dari nama sebelumnya, Warkop Jalur 40. Meskipun saat ini masyarakat Kota Kupang masih mengenal nama Warkop Jalur 40.

“Di sini, selera bos tapi harga anak kos,” ujar Ori di Kupang, Jumat (13/4).

Adapun menu utama yang disediakan di Cafe Jalur itu adalah Sate ikan tuna + nasi, Bakso Ikan tuna dan tenggiri + nasi, Gulai Ikan+ nasi, Jagung bose + Ikan Lawar, Ikan Bakar + nasi, Nuget Ikan Tuna + Nasi + Sambal dan Ikan kuah asam + nasi.

“Pengetahuan akan menu-menu masakan itu secara alami ada dan merupakan warisan keahlian dari mama. Saya biasa dipakai masak di acara-acara besar seperti pesta nikah. Saya masak terakhir itu, sapi 3 ekor dan babi 3 ekor pada acara nikah di Rote,” ungkap Fira Nggi Manafe, sang istri dari Ori Manafe.

Pelayanan di Cafe Jalur 40, dijelaskan Fira, makanannya dipesan dulu baru dimasak karena takut jika makanannya disimpan akan menjadi basi, mengingat makanannya serba masak. “Cara pesannya adalah melalui akun fb atas nama Fira Nggi,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Fira, makanan bisa diantar setelah dipesan pelanggan, jika pelanggan tidak menikmatinya di cafe.

“Awalnya kita usaha warung kopi dan jualan kue dulu. Setelah itu meningkat menjadi ikan bakar. Lalu buka cafe,” tutur ibu beranak 7 itu.

Menu jagung bose, dikatakan Fira, adalah makanan khas NTT yang baru satu-satunya dijual di lokasi itu. Menu jagung bose dan menu utama lainnya dipilihnya, dengan harapan agar menu-menu khas NTT akan diperkenalkan kepada dunia kuliner melalui cafe itu.

“Karena itu kami mengharapkan perhatian dan dukungan pemerintah dalam memperkenalkan kuliner khas ntt yang tersedia di cafe Jalur 40 ini,” tutup Fira. (*Mar Tambe)