oleh

4 Kecamatan di Kabupaten Wonogiri Terancam Longsor

Jakarta, Nusantarapos,-Banjir dan longsor yang terjadi di berbagai wilayah di Jawa, di saat pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes sampai saat ini masih sulit untuk dilakukan dikarenakan medan yang berat.

Dari rilis yang disampaikan oleh Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, Jumat (23/2), Sutopo menerangkan bahwa untuk wilayah Utara Brebes dilanda banjir. Bahkan Ribuan rumah di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes terjadi banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung dan sebagian tanggul jebol dengan ketinggian banjir antara 50 – 120 cm.

BPBD sedang Melakukan Evakuasi Korban. Foto : BNPB

BNPB pun saat ini sudah menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir..

“Hingga saat ini dampak longsor di Brebes tercatat 7 orang meninggal dunia, 13 orang hilang dan 5 orang masih dirawat di rumah sakit. Sekitar 600 personil tim SAR gabungan terus mencari korban,” kata Sutopo.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa siang tadi juga di wilayah Kabupaten Cirebon terjadi banjir besar yang diakibatkan karena hujan dengan intensitas tinggi disertai dengan meluapnya sungai Cibeureus dan Sungai Cisanggarung. Bahkan tanggul di beberapa titik jebol, sehingga mengakibatkan rumah warga terendam banjir.

“Banjir melanda 9 kecamatan, yaitu Kecamatan Losari, Waled, Gebang, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, dan Plumbon. Ketinggian air banjir sekitar 100 – 200 cm. Terdapat sekitar 20.000 rumah terendam banjir. Banjir menyebabkan jalur keretapi lumpuh total. Jalur kereta DAOP 3 Cirebon lumpuh total, tepatnya jalur tengah antara Stasiun Ciledug-Ketanggungan mengarah ke Purwokerto dan Stasiun Tanjung-Losari arah Tegal,”terangnya.

Di tempat lain, lanjut Sutopo juga terjadi gerakan tanah atau longsor yang masih berlangsung di wilayah 4 Kecamatan di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Amblesan dan retakan tanah makin meluas pada 23/2/2018. Sebanyak 98 KK (358 jiwa) terancam longsor. Pengungsi tercatat 407 jiwa yang terdapat di tenda pengungsian, rumah saudaranya, dan gedung pertemuan desa.

4 kecamatan yang terancam longsor adalah:

1) Kecamatan Purwantoro Desa Sumber Dusun Sumber dan Dusun Galih, longsor mengancam 28 KK 88 jiwa.

2) Kecamatan Kismantoro Desa Gedawung Dusun Joho mengancam 50 KK 210 jiwa.

3)  Kecamatan Karang Tengah Desa Temboro Dusun Belang mengancam 6 KK 21 jiwa.

4) Kecamatan Manyaran Desa Kepuhsari Dusun Kajuman terancam 14 KK 39 jiwa.

 

Sutopo menghimbau masyarakat Jawa pada khususnya untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan longsor. Selama Februari 2018, curah hujan di Jawa akan berintensitas tinggi. Februari 2018 adalah puncak hujan. Kondisi tanah sudah jenuh air sehingga potensi banjir dan longsor meningkat,” pungkasnya. (JOKO)

Komentar