oleh

Advokat Senior Nilai Penangkapan Ratna Sarumpaet Sesuai Prosedur

Jakarta, nusantarapos.co.id – Polisi menangkap Ratna Sarumpaet di Bandara Soekarno-Hatta Kamis (4/9/2018) malam, ketika hendak terbang ke Cili. Menurut polisi, penangkapan Ratna yang hendak ke acara “The 11th Women Playwrights International Conference 2018”, bertujuan agar ibunda artis Atiqah Hasiholan tak melarikan diri ke luar negeri. Sebelumnya, polisi memang memanggil Ratna untuk diperiksa, namun tak digubris.

Ketua relawan Jokowi-Ma’ruf, Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) C Suhadi, mendukung langkah kepolisian yang mengamankan Ratna. Sebab tindakan itu dinilai sudah sesuai prosedur.

“Sudah benar apa yang dilakukan kepolisian yang menahan Ratna agar tak ke luar negeri,” ujar Suhadi dalam keterangan tertulis, Jumat (5/10/2018).

Menurut dia, seharusnya Ratna tak berpergian ke luar negeri, mengingat dirinya tengah bermasalah hukum. Apalagi, panggilan pemeriksaan aktivis dan seniman dalam kasus dugaan penyebaran hoaks oleh polisi, tak diindahkan.

“Jadi wajar apabila kepolisian berpikiran ada gelagat buruk, kemudian akhirnya memutuskan mengamankan Ratna yang hendak ke Santiago, Cili,” kata dia.

Advokat senior ini juga mendukung langkah kepolisian yang hendak memeriksa Amien Rais. Ia mengatakan, sebagai orang yang turut berkomentar dan memunculkan opini atas peristiwa penganiayaan Ratna yang belakangan hanyalah kebohongan, permintaan keterangan politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai lumrah.

“Pak Amien Rais wajar diperiksa, karena beliau kan ikut berkomentar dalam peristiwa ini. Bahkan bila perlu Pak Prabowo diperiksa, supaya kasus ini menjadi semakin terang demi tegaknya hukum, tuturnya.

Ia meminta pihak-pihak terkait terutama para politisi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang ikut membuat pernyataan diperiksa petugas. Mereka diharapkan bersikap kooperatif. Tujuannya semata agar persoalan menjadi tuntas.

“Itu kan biar clear (tuntas) seluruh permasalahan. Biar tidak ada lagi tuduhan bahwa ada elit politik yang bermain atau merancang hoaks ini,” tandas calon anggota legislatif Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Komentar