Akibat Dualisme Kepengurusan, Kader PPP Hijrah ke PAN

oleh
Saharuddin Arsyad, S.Ip mantan kader PPP Jakarta Utara yang telah hijrah ke PAN.

Jakarta, NusantaraPos – Akibat dualisme di kubu Parta Persatuan Pembangunan (PPP), sejumlah kader berlambang kabah itu memilih untuk hijrah ke partai lain. Salah satu kader tersebut adalah Saharuddin Arsyad, S.Ip atau lebih dikenal dengan nama Bang Udin ini pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebelumnya Udin mencoba keberuntungan dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada 2014 lalu melalui PPP di dapil 3 yakni Penjaringan, Pademangan dan Tanjung Priok. Namun karena suara partai kurang mendukung sehingga dirinya gagal untuk duduk sebagi wakil rakyat di Kebon Sirih.

Kegagalan masa lalu tak membuat Udin putus asa, karena pada tahun 2019 mendatang dia akan mencalonkan kembali sebagai calon legislatif melalui bendera PAN. Dan saat ini Udin terus membangun jaringan dengan bersilaturahmi kepada pendukung-pendukungnya dahulu.

Seperti pada Senin (9/7/2018) malam, Udin menemui warga RW 17 Kelurahan Penjaringan Muara Baru untuk bersilaturahmi dan mengungkapkan optimismenya di depan pendukung menuju Kebon Sirih.

Karir Udin di organisasi dimulai dari titik nol, bahkan dirinya pernah menjadi Ketua RW 09 Kapuk Muara dan Wakil Ketua FKDM Kecamatan Penjaringan.

Selain itu, Udin kini telah menjadi Sekjen Pemuda Panca Marga (PPM) yang diketuai oleh H. Lulung yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Sebelum menjadi Sekjen PPM, Udin pernah merasakan sebagai Ketua PPM Kelurahan Pluit dan Ketua PPM Kecamatan Penjaringan.(Hari.S)