Berhembus Isu Copot 2 Ketua DPD Tingkat II, Said Assagaff Berikan Klarifikasi

oleh
Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Provinsi Maluku, Fahri Bachmid,S.H.,M.H.

Maluku, NusantaraPos – Pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Provinsi Maluku, berhembus kabar jika Ketua DPD Golkar Maluku Ir. Said Assagaff telah mencopot Ketua DPD Golkar Kota Ambon dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Buru.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku melalui Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Provinsi Maluku Fahri Bachmid,S.H.,M.H., mengatakan isu serta opini liar yang berkembang di masyarakat yang terkait rencana pencopotan Ketua DPD Golkar Kota Ambon dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Buru yang sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak kompeten serta memahami dinamika internal Partai Golkar Maluku yang berorientasi untuk menjatuhkan kridibilitas Ketua DPD Golkar Maluku Ir. Said Assagaff.

“Untuk itu kami perlu merespon dan meluruskannya, bahwa sampai dengan saat ini pasca pemungutan suara Pilgub tanggal 27 Juni 2018. DPD Golkar Maluku secara organisatoris belum pernah melakukan pembahasan serta evaluasi secara menyeluruh terkait dengan produk Pilgub Maluku beserta segala implikasinya. Karena fokus partai saat ini adalah masih mengawal serta berkonsentrasi pada pentahapan serta proses rekap suara sampai pada tahap KPU Maluku. Jadi energi serta sumber daya tim saat ini adalah memastikan seluruh proses dan tahapan Pilgub sampai tuntas, termasuk menyediakan semua opsi serta langkah-langkah strategis lebih lanjut jika dipandang penting,” katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (5/7/2018).

Untuk itu, lanjut Fahri, sekali lagi bahwa seluruh fungsionaris partai beserta sumberdaya saat ini sedang berkonsentrasi pada Pilgub Maluku, dan belum pada agenda lain. Apalagi evalusi sebagaimana rumor yang beredar di tengah masyarakat, semuanya tidak benar. DPD Golkar Maluku saat ini selain berkonsentrasi pada pentahapan Pilgub Maluku, secara institusional akan fokus pada konsolidasi organisasi serta pemantapan kesiapan kader beserta seluruh recoursing yang ada.

Kami akan mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi agenda nasional yang sangat penting dan urgent, yaitu persiapan Pilpres dan Pileg. Sehingga membutuhkan kesiapan yang optimal untuk menyelesaikan agenda tersebut, jadi kami ingin pastikan bahwa tidak ada reposisi serta reshuffle kepengurusan. Baik pada tingkat kota Ambon maupun kabupaten Buru, itu adalah informasi liar serta sesat.

Bahwa ketua DPD Golkar Maluku Bapak Ir. Said Assagaff tidak pernah memikirkan apalagi memerintahkan jajaranya untuk mengambil kebijakan perombakan atau pencopotan ketua-ketua DPD Golkar Kab/Kota. Beliau adalah negarawan yang tau persis mengelola sebuah organisasi, dan sangat paham mana agenda strategis yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak dan mana agenda teknis. Jadi segala informasi serta rumor yang berkembang sedemikian rupa ditengah masyarakat adalah hoax dan cenderung dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten serta tidak paham dengan dinamika internal Partai Golkar.

“Kami himbau agar pengamat maupun tokoh-tokoh tertentu yang dengan sengaja membangun opini tanpa dasar agar menghentikan pendapat dan analisis politiknya. Karena pendapat dan analisis tersebut dibangun dari dasar-dasar informasi yang fiksi dan “imaginer”. Hal tersebut penting supaya masyarakat tidak dibuat binggung, sebab hal tersebut tidak sehat dan tidak edukatif dalam sebuah masyarakat demokrati,” tegasnya.

Fahri menerangkan bahwa saat ini seluruh fungsionaris DPD Golkar Maluku sedang merampungkan seluruh persyaratan Caleg. Baik Caleg untuk Kabupaten/Kota,Provinsi maupun Pusat, dan itu merupakan dinamika kontemporer saat ini, dan tidak ada agenda lain selain itu.”Ini merupakan tanggapan sekaligus klarifikasi terbuka agar masyarakat dapat memahaminya secara proporsional dan bertanggung jawab,” tutupnya.(Hari.S)