Demokrat Kota Kupang Tetapkan DCS Berdasarkan Penjaringan

oleh

Kupang, Nusantara Pos. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Kupang resmi mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) calon legislatif (Caleg) untuk pemilihan legislatif tahun 2019, melalui rapat pleno.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kupang, Herry Kadja Dahi menjelaskan, keputusan yang diambil merupakan hasil penjaringan dari hasil kesepakatan tim.

“Keputusan ini bukan keputusan saya sebagai ketua sendiri melainkan keputusan bersama tim penjaringan. Oleh karena itu apa yang diputuskan harus diterima bersama demi kemajuan partai ke depannya,” ungkap Herry Kadja di Kupang, Minggu (8/7).

Herry mengakui, sebelum penetapan DCS tim penjaringan telah mempertimbangkan berbagai hal dan aspek.

Dia juga meminta agar kader partai yang belum ditetapkan dalam DCS pun jangan berkecil hati, lalu meninggalkan partai. Karena yang sudah ditetapkan sebagai DCS pun belum tentu sudah memenuhi syarat-syarat pencalonan

Sementara itu, salah satu caleg dari dapil Kota Kupang III (Kecamatan Oebobo), Kris Matutina memberikan apresiasi kepada tim penjaringan yang sudah bersepakat untuk memutuskan daftar caleg sementara pileg 2019.

“Saya ini mantan ketua DPC dua periode. Yang saya mau katakan bahwa penentuan nomor urut hari ini bukan segala-galanya. Semua caleg akan bekerja dari nol sebelum pada akhirnya KPU memutuskan siapa-siapa yang ditetapkan jadi anggota DPRD Kota Kupang,” ungkap Kris Matutina yang mendapatkan nomor urut 2 dari dapil Oebobo.

Menurutnya semua caleg harus berlomba-lomba untuk bekerja keras untuk memenangkan pertarungan, karena setiap caleg memiliki kesempatan yang sama.

“Kalau ada nomor 1 maka ada nomor 9. Kita Kader harus aminkan pekerjaan ini karena proses ini tidak mudah. Tidak usah saling menjatuhkan tapi mari bersama, sapa yang jadi itu garis tangan, jangan takut bersaing. Sebelum KPU menetapkan hasil kota bekerja dari nol, akumulasi suara itu akan buat partai kita jadi besar,” tegas Kris yang juga merupakan mantan anggota DPRD Kota Kupang ini. (*MRT)