Dihadiri Wiranto, LPSK Resmikan Gedung Baru dan Berikan Kompensasi bagi Korban Terorisme 1,6 Miliar

oleh

NusantaraPos.co.id  – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hari ini meresmikan gedung baru di bilangan Ciracas, Jakarta Timur. Peresmian tersebut dihadiri oleh Menkopolhukam Wiranto dan seluruh pegawai LPSK.

Saat memberikan sambutan, Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mengaku sangat berbahagia karena peresmian gedung ini bisa disaksikan langsung oleh Wiranto.

“LPSK mulai menjalankan mandatnya tahun 2008. Keberadaan gedung LPSK secara tidak langsung memberikan gambaran pembentukan kelembagaan dari LPSK. Kami sangat bahagia hari ini gedung LPSK akan diresmikan oleh Bapak Menkopolhukam Wiranto yang mewakili bapak Presiden,” kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di Gedung LPSK, Kamis (6/9/2018).

Di saat yang sama, Wiranto menjelaskan bahwa Presiden Jokowi berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas negara. Tak lupa, ia menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi untuk LPSK.

“Beliau menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar LPSK dan juga para korban. Beliau tidak dapat hadir dan memerintahkan saya untuk menyampaikan beberapa hal. Yang terutama, keluarga besar LPSK yang akan meresmikan suatu gedung baru yang sangat megah di wilayah luas,” jelasnya.

“Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim saya resmikan gedung baru LPSK untuk digunakan sebaik-baiknya,” ujar Wiranto.

Selain acara peresmian gedung, LPSK juga memberikan kompensasi bagi korban bom Kampung Melayu, Thamrin dan Mapolda Sumatra Utara. Wiranto didampingi Ketua LPSK memberikan langsung secara simbolis kompensasi tersebut.

Total korban yang menerima kompensasi adalah 17 orang korban terdiri dari 13 orang korban bom Thamrin, 3 orang korban bom Kampung Melayu, dan 1 orang korban serangan teroris di Mapolda Sumut.

Sementara total nominal yang dibayarkan adalah sebesar Rp 1,6 Miliar, terdiri dari sebanyak Rp 814 juta untuk korban terorisme bom Thamrin, Rp 202 juta untuk korban terorisme bom Kampung Melayu, dan Rp 611 juta untuk korban serangan teroris di Mapolda Sumut. (ARS)