oleh

Dinilai Lalai Jalankan Tugas, Anggota Komisi V DPR RI Anton Sihambing Minta Kinerja BMKG Dievaluasi

Nusantarapos,-Akibat korban yang terjadi di Sulawesi Tengah, karena dugaan kelalaian yang dilakukan BMKG dalam mendeteksi bencana, menurut anggota Komisi V DPR RI Anthon Sihambing dinilai sangat fatal.

“Saya dengan tegas meminta agar Kepala BMKG lebih terhormat kalau mengundurkan diri. Di samping itu juga, statement-statement yang diberikan dilontarkan oleh Kepala BMKG ini sangat simpang siur atau sangat berlainan dengan realita. Padahal sebagai pemimpin, seharusnya dia dapat melaporkan kondisi yang sejelas-jelasnya,” kata di komplek parlemen, Senayan, Rabu (3/10/2018).

Bahkan lanjutnya, pernyataan Dwikora sebagai kepala BMKG kepada media juga sangat normatif sehingga informasi tersebut menjadi simpang siur.

Fraksi dari Golkar ini menyebut rusaknya alat pendeteksi tsunami sejak tahun 2012 tidak pernah diketahui sebelumnya.  Ia menyayangkan kejadian ini karena misskoordinasi sehingga berimbas kepada penderitaan rakyat.

“Rusaknya alat pendeteksi ini tidak pernah dilaporkan sebelumnya ke DPR. Jika jauh hari kita tahu, pasti kita akan segera lakukan tindakan cepat. Kita kan bekerja untuk kepentingan masyarakat. Kalau masyarakat sudah terlunta-lunta begini, kita semua harus bertanggung jawab,” terangnya

Oleh karenanya ia meminta agar pemerintah untuk mengevaluasi kinerja yang dilakukan oleh BMKG.(JOKO)

Komentar