oleh

Film Peraih 3 Piala Citra, ‘Posesif’ Hadir di Iflix

Jakarta, Nusantarapos – iflix, dengan bangga mempersembahkan penayangan film Indonesia peraih penghargaan bergenre drama, Posesif. Mulai tanggal 9 Maret, para pengguna iflix di Indonesia dapat menonton film yang mendapat sambutan hangat oleh para kritikus ini melalui streaming maupun diunduh untuk ditonton nanti secara offline, hanya dalam waktu beberapa bulan setelah jadwal tayang di bioskop.

 

Diproduksi oleh Palari Film, dengan sutradara Edwin serta penulis Gina S  Noer, Posesif adalah iflix original yang berkisah tentang sepasang remaja yang sedang jatuh cinta; Lala (Putri Marino) akhirnya merasakan sesuatu yang berbeda sejak kehadiran Yudhis (Adipati Dolken) di dalam hidupnya. Yudhis mencintai Lala dan menginginkan dirinya menjadi satu-satunya dalam hidup Lala. Sementara itu, Lala berpikir dialah satu-satunya yang dapat mengubah perilaku kekasihnya. Ada medan magnet yang terjadi di antara mereka yang saling menarik namun juga menolak satu sama lain di saat yang sama.

Posesif menggambarkan dengan baik bagaimana cinta yang beracun dapat terjadi dan menempatkan hal tersebut pada konteksnya. Interaksi yang bersifat abusif dalam film ini dapat ditelusuri pada perilaku karakter-karakter yang terungkap seiring dengan berjalannya cerita. Lala dan Yudhis telah terbiasa hidup dalam lingkungan yang posesif karena perilaku orang tua mereka masing-masing. Edwin dan Gina merangkai semua elemen ceritanya untuk menjadi lebih dari sekedar cerita romansa remaja.

Posesif adalah film pertama dari Palari Film yang masuk dalam koleksi iflix. Film ini mendapatkan 10 nominasi Piala Citra dan memenangkan Sutradara terbaik (Edwin), Pemeran Utama Wanita terbaik (Putri Marino) dan Pemeran pendukung pria terbaik (Yayu A.W Unru).

 

Galvin Marne, Head of Marketing – Iflix Indonesia mengatakan “Kami sangat gembira untuk mengumumkan hadirnya iflix original pemenang penghargaan lainnya, Posesif, kali ini bekerja sama dengan Palari Films. Posesif tidak hanya menceritakan tentang drama romansa, tapi ada cerita kuat yang ingin disampaikan di sana dan kami yakin, film ini akan menjadi tambahan koleksi yang sangat baik untuk iflix. Posesif adalah film pertama dari hasil kemitraan kami dengan Palari Films, dan pastinya bukan yang terakhir,” ujarnya saat ditemui Nusantarapos di Kemang, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Di saat bersamaan, Edwin, Sutradara film Posesif mengatakan,“ Kami menemukan banyak cerita di sekeliling kami yang dialami anak-anak SMA, anak SMP bahkan, yang terlibat hubungan yang beracun ini. Bahkan sampai tingkat abusive. Ya kami ingin bikin film yang dekat dengan kami dan memotret apa yang terjadi sekarang. Sebenarnya ini juga terjadi di mana-mana, bukan cuma di kalangan remaja. Di rumah tangga terjadi dan itu dari dulu. Dibicarakan di mana-mana bahkan. Kami ingin fokus ke situ, membahas kalau ini terjadi di lingkungan sekitar kita,” ungkapnya. (ARS)

Komentar