oleh

GP-PMI Minta Polisi Usut Dibalik Berita Hoax Ratna Sarumpaet

Nusantarapos,- Terkait berita kasus penganiayaan Ratna Sarumpaet yang jadi bola panas disaat pemilu 2019 ini menjadikan viral diberbagai media sosial bahkan juga di berbagai media baik cetak, online, maupun televisi. Tak tanggung-tanggung para elite politikpun ikut terbawa arus kejadian yang menimpa Ratna Sarumpaet yang nyata-nyata belum tentu kebenarannya.

Menurut Ketua GP-PMI (Gerakan Pemuda Pegiat Media Social) Kholoik kepada wartawan, Senin (8/10) di Cikini, ia menilai bahwa kejadian penyeberan berita hoax tersebut sudah terstruktur dan sistematis. Ia juga menilai bahwa ini merupakan setingan politik.

“Tidak mungkin seorang Ratna Sarumpaet melakukan hal itu dengan konsep-konsep seperti itu dan campur tangan elit politik. Untuk keterkaitan masalah  itu nanti akan kita bisa menganalisis dulu siapa yang terkait disitu. Adakah kader-kader yang terlibat dalam penyebaran berita tersebut,” katanya.

GP-PMI ini menganalisa dari dampak pembicaraan Ratna Sarumpaet i terhadap masyarakat, karena yang mereka lihat ini adalah masyarakat awam sehingga berita apapun akan ditelan mentah-mentah.

Oleh karena itu, GP-PMI sendiri selalu memantau perkembangan teknologi pada jaman melanial terutama informasi-informasi di media sosial untuk mendesak pihak Kepolisian segera menangkap aktor-aktor intelektual dan penyebar hoax yang merupakan bagian dari pelanggaran hukum.

“Jangan sampai konflik ini berkembang di masyarakat. Kalau untuk kelanjutannya kita akan melihat tanggapan dari Polri apakah ditanggapi secara serius untuk menuntaskan para tokoh elit politik yang menyebarkan berita hoax dengan batas 2 kali 24 jam. Apaila tidak kami akan turun ke jalan,” pungkas Kholik.(JOKO)

Komentar