HMI Bandung: “Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Miliki Skill Manajemen Kepemimpinan Organisasi”

oleh

Nusantarapos.co.id  – Tantangan diberbagai sektor menuntut mahasiwa untuk memanfatkan waktu untuk hal-hal yang produktif. Hal Ini dalam rangka mengasah intelektualitas serta ruang-ruang akademis. Menjadi lulusan yang peka terhadap kondisi sosial dan mampu mengaplikasikan Manajemen Kepemimpan Organisasi dalam kehidupan nyata dikemudian hari.

Demisioner ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Dakwah dan Komunikasi Cabang Kabupaten Bandung, saudara Ahmad Yani memberikan materi pada kader barunya di Pusat Kegiatan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kabupaten Bandung. Rabu (12/09/18) mengenai kesiapan kader dalam menghadapi tantangan zaman.

Ahmad Yani mengungkapkan materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun perusahan atau lembaga pemerintah, yaitu menuntut lulusan perguruan tinggi yang memiliki skill Manajemen Kepemimpan Organisasi.

“saya sering menemukan para lulusan perguruan tinggi kabingungan pasca wisuda, alasanya karena persaingan begitu banyak. Sehingga saya menyampikan kepada kader HmI harus memiliki kemampuan diri dari Mahasiswa yang hanya mementingkan kebutuhan akademik saja. HmI adalah organisasi yang ideal untuk menjawab tantangan serta kebutuhan zaman. Dengan dibekali ilmu manajemen kepemimpan organisasi,” ungkap Ahmad yani.

Lanjut Ahmad Yani, kader HmI Komisariat Dakwah Dan Komunikasi memiliki kemampuan yang sangat pariatif diluar keilmuan organisasi.

“kader HmI komisariat dakwah dan komunikasi itu memiliki skil yang sangat pariatif diluar keilmuan yang ada diorganisasi. Misalnya ada yang dibidang dakwah, qiroat, jurnalis, konsultan, presenter, seni, bisnis, dan sebaginya,” pungkasnya. (Awd)