oleh

Jakarta Fashion Week 2019 Mulai Dihelat 20-26 Oktober Mendatang

Jakarta, NusantaraPos – Jakarta Fashion Week ke-11 akan berlangsung di Senayan City sepanjang tanggal 20-26 Oktober 2018 mendatang. Persiapan lebih intens sedang berlangsung, termasuk menghimpun dukungan dari berbagai pihak, baik yang telah lama mendampingi maupun dari mitra-mitra baru.

“Penyelenggaraan Jakarta Fashion Week (JFW) setiap tahunnya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari para pelaku kreatif, yaitu para desainer, model, penata rias, penata rambut, koreografer, kru, dan banyak pihak lain yang tidak dapat kami sebut satu per satu. Dan di balik itu semua, selalu ada mitra-mitra strategis yang turut mendampingi setiap langkah kami, yaitu para sponsor dan mitra internasional,” ungkap Lenni Tedja selaku Direktur Jakarta Fashion Week melalui Siaran Pers yang diterima Nusantarapos.co.id, Rabu (26/9/2018).

“Kerja sama yang berlangsung sebelum JFW juga beragam—dari berbagai kegiatan edukasi, sampai platform exchange. Kerja sama ini memberikan kesempatan kepada desainer Indonesia tampil di panggung negara sahabat, kemudian negara sahabat tersebut menampilkan bakat desainernya di panggung JFW,” terangnya.

Dengan aset publikasi yang terus tumbuh dari sisi dukungan media, digital, dan pengunjung, Jakarta Fashion Week mencatat total pengunjung 50.000 kepala tahun lalu, dan tahun ini menjanjikan lebih dari 2.500 koleksi terbaru karya 180 desainer.

Lebih dari 100 label tenant juga berpartisipasi di area Fashionlink Showroom & Market, program retail yang dilaksanakan berbarengan Jakarta Fashion Week pada 22-26 Oktober 2018 di The Hall, lantai 8 Senayan City. Ditambah lagi, tahun ini Jakarta Fashion Week menjadi satu rangkaian dengan ajang akbar lainnya, yaitu IdeaFest dan Brightspot, dalam ID Creative Week.

“Total area acara kami tahun ini ada empat, yaitu Fashion Tent, Fashion Atrium, FashionlinkX#Blckvnue, dan Fashionlink Showroom and Market. Tahun ini jelas lebih besar, karena dari segi kolaborasi bersama para sponsor dan mitra internasional lebih banyak yang bisa kami tampilkan,” Lenni Tedja menegaskan. (*)

Komentar