Menakar Peran Bawaslu Sultra Dalam Pilkada Serentak Tahun 2018

oleh

Oleh: Basrin Toona
(Ketua Panwaslu Kec.Pasikolaga)

Senin 2 Juli 2018

Nusantara.Pos-Berdasarkan Undang-Undang No 7 tahun 2017, kewenangan BAWASLU sangatlah besar, tidak hanya sebagi pengawas tapi sekaligus sebagai eksekutor hakim pemutus perkara. Saat ini dan kedepan terbentang tantangan bagi bawaslu itu sendiri,untuk membuktikan peran dan eksistensi strategisnya mengawal pemilu yang berintegritas bagi kemajuan suatu bangsa.

Reformasi politik pasca reformasi melalui gerakan rakyat pada mei 1998, lahir dari kenyataan bahwa selama rezim yang lama Indonesia merasakan kekecewaan akibat praktik demokrasi yang prosedural.
Dalam konteks Indonesia yang sedang membangun peradaban politik yang sehat, pelaksanaan pemilu tanpa hadirnya pengawasan secara struktural dan fungsional berpotensi besar akan menimbulkan hilangnya hak pilih warga negara. Misal maraknya politik uang, politisasi SARA dan pemilu yang tidak sesuai aturan. Dampaknya tentu akan menimbulkan sengketa dan gugatan hasil pemilu serta pesta demokrasi yang berbiaya tinggi juga menghasilkan pemimpin yang legalitas dan legitimasinya di ragukan.

Dari rangkaian pilkada yang barusan di gelar tanggal 27 Juni tahun 2018, belum seluruh problematika pilkada dapat di pecahkan penyelenggara pemilu termasuk BAWASLU,karna masih terdapat beragam persoalan dalam tahapan pelaksanaan pilkada di antaranya soal pemuktahiran daftar pemilih, politik uang, netralitas ASN termasuk partisipasi masyarakat yang masih terbilang stagnan. Lebih dari itu masi ada beberapa TPS khusus di sulawesi tenggara di adakan pemungutan suara ulang (PSU), karna pelaksanaannya tidak sesuai ketentuan.

Tentu ini menjadi bahan evaluasi bagi para Stake Holders (pemangku kepentingan) terutama Bawaslu Sultra, bahwa masih ada praktik pelaksanaan Pemilu yang tidak fair dan itu tentu menjadi Critical Isu yg penting bagi bawaslu dalam meningkatkan pengawasan kedepan.

Namun secara umum pelaksanaan pilkada serentak yang di gelar di tahun 2018 ini berjalan aman dan sukses. Ini dibuktikan oleh peryataan Mendagri akan PILKADA serentak yang digelar di Sultra. semoga dengan beberapa rangkaian kejadian di atas akan menjadi evaluasi bersama bagi seluruh bangsa terkhusus penyelenggara pemilu sehingga demokrasi kita kedepan bs lebih baik lagi.