Pemuda GMIT:Perbedaan itu Kekayaan, Anugerah dan Berkat

oleh

Kupang, Nusantara Pos. Pemuda Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) memandang perbedaan dan keanekaragaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah kekayaan, anugerah dan berkat.

Pandangan ini disampaikan oleh Ketua Pemuda GMIT, David Natun saat menyampaikan materi dalam kegiatan Diskusi Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 2018 yang diselanggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTT dengan tema ‘Pertegas Komitmen Kebangsaan dalam Bingkai Pancasila’ di Resto Celebes Kupang, Jumat (1/6).

“Perbedaan itu kekayaan, anugerah dan berkat,” ujarnya.

Terkait paham-paham dan tindakan-tindakan radikalisme dan intoleransi yang sering terjadi, kata David, agama terkadang menjadi wadah toleransi, akan tapi terkadang juga sebagai wadah sumber suara untuk kepentingan politik dan kepentingan ekonomi, yang kemudian menimbulkan radikalisme dan intoleransi.

Untuk mengatasi radikalisme dan intoleransi itu, David berpendapat bahwa harus dikedepankan dialog dalam mencapai tujuan dan kepentingan bersama berbangsa dan bernegara.

“Perubahan-perubahan menuntut kaum muda untuk mempelopori gerakan sosial baru untuk menciptakan cinta dan damai di lingkungan sosial,” pungkasnya. (*MRT)