PPM DKI Minta Pemprov Jakarta Tegas Terapkan Perda Tentang Tempat Hiburan 

oleh
Sekretaris PPM DKI Yusuf Kusuma Anjar Bawono, SH, MH ketika berada di kantor Imigrasi Jakarta Pusat.

Jakarta, NusantarPos – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Namun Pergub tersebut seperti belum sepenuhnya diterapkan oleh beberapa pengelola pengusaha pariwisata khususnya tempat hiburan malam.

Atas dasar tersebut, Pemuda Panca Marga (PPM) DKI Jakarta meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta lebih tegas dalam menerapkan Pergub tersebut.”Kami meminta Pemda DKI menerapkan dengan tegas aturan Pergub maupun Perda yang mengharuskan tempat hiburan malam tutup pada pukul 2 dini hari,” ujar Sekretaris PPM DKI Yusuf Kusuma Anjar Bawono, SH, MH saat ditemui di kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).

Terlebih, lanjut Yusuf, dalam waktu dekat Indonesia akan menggelar event skala internasional yakni Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. Sebagai salah satu daerah yang dipercaya untuk menyelenggarakan event tersebar secara Asia itu sudah sepatutnya Jakarta menciptakan suasana yang kondusif.

“Jika tegas menerapkan Perda  tersebut diharapkan akan mengurangi tindak kejahatan dan penyalahgunaan narkoba. Dan itu demi menjaga martabat Jakarta menuju kota yang lebih baik,” katanya.

Yusuf mengungkapkan pasca penutupan sejumlah tempat hiburan malam seperti Stadium, Eksotik, Alexis dan MG, Pemda DKI sepertinya sudah puas dan berdiam diri.

“Beberapa tempat hiburan malam seperti Monggo Mas di Daan Mogot, Ilegal yang kini berubah nama menjadi 108, Colosium di Lokasari, serta beberapa tempat di Blok M dan Tanjung Priok yang masih melanggar Perda DKI tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui selain adanya Pergub Nomor 18 Tahun 2018, Pemda memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan.(Hari)