Ada Kejadian Aneh di Rumah Sokimin Setelah Terkena Longsor

oleh
Rumah Sokimin yang Bikin Pusing dan Mual

Pacitan – Paska Bencana yang melanda Kabupaten Pacitan beberapa waktu lalu banyak menyimpan kejadian aneh yang secara nalar tidak masuk akal. Hal tersebut terjadi di RT 03 RW 02 Dusun Krajan Desa Tinatar Kecamatan Punung.

Menurut keterangan Kepala Desa Tinatar Himo Wahyudi menjelaskan, Setelah kejadian longsor di Dusun Krajan Desa Tinatar Kec Punung pada hari selasa  (28/11) yang menyebabkan beberapa rumah hilang, Salah satu rumah yang terkena dampak longsor adalah milik Bapak Sokimin yang beralamat di RT 03 RW 02 Dusun Krajan.

Karena di terjang longsor Kondisi dapur sudah roboh namun untuk rumah utama belum roboh hanya kondisinya miring, Pada hari ke tiga, setelah longsor pihak keluarga dan tim relawan mendatangi lokasi rumah tersebut untuk penyelamatan barang-barang yang masih bisa dipergunakan.

“Berawal dari situ muncul perasaan yang tidak nyaman disaat masuk kedalam rumah-rumah dan belok kanan ke arah pintu dapur/keluar, yang masuk rumah tersebut mengalami pusing,mual,muntah dan bahkan ada yang terjatuh,”jelas Kades, Senin (11/12).

Lebih lanjut Himo sapaan Kades Tinatar ini menjelaskan, Hal tersebut dirasakan oleh para relawan dan beberapa warga yang masuk ke dalam rumah tersebut.

“Kalau di duga ada unsur gas beracun itu tidak mungkin, Karena disaat masuk rumah dan berbelok ke arah kiri serta duduk atau berdiri didalam rumah yang sama tidak merasakan rasa mual atau pusing,”tambahnya.

Hal ini yang menjadikan keanehan di rumah milik Sokimin tersebut, karena ada yang menduga jika ada gas yang mengandung racun namun itu tidak masuk akal.

“Jika itu pengaruh gas beracun seharusnya di dalam satu ruangan terkena dampaknya. Namun ini hanya jalur yang masuk kerumah dan belok ke arah kanan saja yang mengalami hal seperti Mual, Muntah,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kemungkinan karena keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri yang tidak sejalan ditambah kondisi rumah yang dalam kondisi miring mungkin bisa mempengaruhinya, atau pengaruh gravitasi bumi atau ada medan magnet tinggi.

“Jadi untuk sementara rumah tersebut untk tidak dibongkar duhulu menunggu ada tim ahli yang bisa menjelaskan keanehan tersebut,” tandasnya.

Bagi yang ingin mencoba keanehan rumah tersebut Kades juga mempersilahkan, hanya dengan catatan agar berhati-hati dan dalam kondisi stamina yang benar-benar prima serta dalam kondisi cuaca yang mendukung.(tyo)