Rektor Unika Kupang:4 Kekuatan Melawan Intoleransi

oleh

Kupang, Nusantara Pos. Tantangan yang sedang dihadapi bangsa ini adalah berkembangnya paham dan tindakan radikalisme dan intoleransi.

Rektor Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Pater Pelipus Tulle mengatakan, paham-paham dan tindakan-tindakan radikalisme dan intoleransi harus dilawan.

Disampaikannya, ada 4 kekuatan yang bisa dipakai untuk melawan paham-paham dan tindakan-tindakan radikalisme dan intoleransi.

Pertama, lanjutnya, adalah kekuatan kebudayaan.

“Budi luhur yang telah diwariskan leluhur kita terdahulu, harus tetap dipertahankan,” ujarnya saat menyampaikan materi dalam kegiatan Diskusi Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 2018 yang diselanggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTT dengan tema ‘Pertegas Komitmen Kebangsaan dalam Bingkai Pancasila’ di Resto Celebes Kupang, Jumat (1/6).

Yang kedua, adalah kekuatan keagamaan. Setiap anak bangsa harus memahami dengan baik dan benar agamanya sendiri, juga agama lain yang bukan agamanya sendiri, dalam konteks sosiologi agama.

Tiga, kekuatan kebangsaan. Setiap anak bangsa harus mempunyai wawasan kebangsaan yang kuat. Dan setiap yang tertuang dalam pancasila adalah nilai-nilai luhur yang memiliki kekuatan.

“Yang keempat adalah kekuatan keimanan. Setiap orang beragama tentunya merindukan rumah Tuhan untuk ia kembali, lewat jalan damai, cinta dan kasih,” pungkas pria asal Ende itu. (*MRT)