oleh

Ritual khusus hari jadi Kota Trenggalek

Trenggalek,Nusantarapos,-Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, segera menggelar prosesi hari jadi (Harjad) ke 824 pada tanggal 31 Agustus 2018 nanti. Sebelumnya ritual yang dilakukan, sehari sebelumnya digelar jamasan dua pusaka andalan. Pusaka tersebut rencananya akan dikirab mulai dari perbatasan Tulungagung hingga Pendapa Manggala Praja Nugraha.

Guswanto selaku wakil ketua DPRD Kabupaten Trenggalek menjelaskan bahwa ritual hari jadi merupakan prosesi sakra untuk mengibgat jasa para pahlawan dan pendiri kota Trenggalek. Kamis, (23/8/2018)

“Ritual dalam prosesi hari jadi itu tetap bermakna sakral dan tentunya mengenang jasa para pahlawan yang telah berbuat untuk kemajuan Trenggalek,” ucapnya,

Sebelum dilakukan jamasan atau pembersihan, politisi asal PDI Perjuangan mengatakan, terlebih dahulu diawali serah terima pusaka dari Bupati Trenggalek kepada tokoh yang akan melakukan ritual jamasan, serta dilanjutkan dengan doa bersama.

“Kedua pusaka ini adalah Tombak Korowelang, jamasan ini adalah pembersihan pusaka dari debu maupun kotoran-kotoran yang menempel. Nanti pusaka ini akan dibawa ke Kamulan yang merupakan cikal-bakal Trenggalek,” ungkapnya.

Guswanto menegaskan, nilai-nilai sejarah berdirinya Trenggalek perlu dipelajari untuk kaum muda di daerah ini. Agar semangat membangun Trenggalek tetap terpatri di jiwanya yang akan menumbuhkan kreatifvitas dan mengembangkan potensi masing-masing.

“Sejarah Trenggalek perlu dipelajari bagi kaum muda di agar ada semangat untuk berkreasi dan menunjukkan kemapuan di bidangnya masing-masing agar Trenggalek terwakili nama besarnya,” tutupnya. (ta)

Komentar