oleh

Warga Desa Batu Marta Demo, Tuntut Aktivitas Penambangan Batu Bara Dihentikan

Baruraja, NusantaraPos – Masyarakat Trans Batu Marta Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) beramai-ramai mendatangi kantor DPRD untuk menyampaikan orasinya terhadap aktifitas penambangan batu bara yang di lakukan oleh pihak PT Selo Agrodeli di wilayah tersebut.
Koordinator demo Irsan Audi ini mengatakan,” Pihak PT tidak pernah menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat akan berdirinya pertambangan batubara di daerah tersebut, sehingga menimbulkan konflik penolakan di masyarakat,” katanya kepada Nusantarapos.co.id, Kamis (13/9/2018).
“ Kami masyarakat kecamatan Lubuk Raja. Saat ini ada salah satu PT yang ingin melakukan penambangan di tempat kami. Tentunya masyarakat sangat kecewa karena tidak ada sosialisasi terlebih dahulu dan kesepakatan sebelumnya,” beber Irsan.
Irsan juga menjelaskan bahwa masyarakat telah berupaya berkoordinasi namun pihak perusahaan tetap akan melakukan penambangan. Maka dari itu, masyarakat Desa Batu Marta meminta solusi dari wakil rakyat DPRD OKU untuk menyampaikan aspirasinya ke pihak terkait dan pemerintah.
Salah satu anggota DPRD OKU Yopi Sahrudin menerima aspirasi massa yang menuntut agar penambangan batu bara disana segera dihentikan operasinya.
“Kami meminta segala aktifitas penambangan di kecamatan Lubuk Raja agar dihentikan. Apalagi wilayah Lubuk Raja sudah menjadi wilayah agribisnis, dengan kehidupan yang sudah nyaman dan perekonomian stabil dan makmur. Jadi jangan diganggu lagi dengan adanya aktifitas penambangan di kawasan tersebut,” tegasnya.
Aksi demo disambut oleh beberapa anggota Dewan Yopi Sahrudin, didampingi Ridar, KasatPolPP Agus Salim, BPN, Asisten I Setda OKU, dan beberapa dinas, dilanjutkan dialog bersama di dalam gedung dewan.
Disampaikan Yopi Sahrudin, aspirasi masyarakat Lubuk Raja akan ditindak lanjuti secepatnya dan dibahas bersama ketua serta anggota DPRD lainnya.
“Ini akan kita bahas segera dan kita sampaikan ke pemerintah Pusat dan Provinsi, dikarenakan dinas yang membidangi pertambangan sudah beralih ke tingkat provinsi dan dalam waktu dekat akan segera kita sampaikan hasilnya nanti,” pungkas Yopi. (SUB)

Komentar