oleh

Wauw..,Bank Mulai Menaikkan Bunga Deposito

JAKARTA,- Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% pada Rabu (15/8). Bahkan  dari awal tahun hingga saat ini,  bank sentral sudah mengerek suku bunga acuan hingga 125 bps.

 

Dikutip dari kontan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menghitung, rata-rata bunga deposito rupiah bank pada akhir Juli 2018 naik 13 bps dari bulan sebelumnya menjadi 5,61%. Sementara bunga deposito valuta asing (valas) juga terpantau rata-rata naik 10 bps.

 

Direktur Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan LPS Doddy Ariefianto menyebutkan kenaikan bunga simpanan terjadi secara gradual di semua kelompok bank. Namun bila merinci lebih lanjut, secara dominan pergerakan suku bunga dipengaruhi oleh bank besar kelompok Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 3 dan 4.

 

“Kenaikan bunga simpanan dan kredit akan berdampak pada pola pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan kredit,” ujar Doddy dalam siaran pers, Kamis (16/8).

 

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk menjadi salah satu bank yang akan kembali menaikkan bunga deposito pasca kenaikan suku bunga acuan. Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan, dengan total kenaikan suku bunga acuan sebesar 125 bps, penyesuaian suku bunga simpanan dan kredit akan dilakukan untuk menjaga net interest margin (NIM) BRI.

 

Namun penyesuaian suku bunga akan dilakukan secara selektif. Yang terpenting besarannya hanya mengimbangi kenaikan biaya dana sehingga pertumbuhan ekonomi domestik dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Bahkan dari Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia (BI) per 15 Agustus 2018, bunga deposito rupiah BRI berkisar antara 5,6%–6,2% untuk berbagai tenor. Tercatat untuk tenor 1 bulan kenaikan bunga sebesar 40 bps sejak awal tahun ini. Adapun deposito tenor 3 bulan telah naik 50 bps.

 

Direktur Keuangan dan Tresuri Bank Tabungan Negara (BTN) Iman Nugroho Soeko mengatakan, sejak awal tahun BTN belum menaikkan suku bunga deposito untuk counter rate. Sedangkan untuk special rate bunga deposito bagi nasabah korporasi khususnya untuk BUMN telah lebih dulu mekar. “Per 1 Agustus kenaikannya sekitar 25 bps hingga 50 bps,” ujar Iman.(EDTR)

Komentar