judul gambar

Desakan Pembentukan Pansus Tender Pembangunan JIS Mulai Bergulir

Jakarta, Nusantarapos.co.id – Setelah masyarakat Jakarta mendesak KPK untuk turun tangan dalam menangani dugaan tender pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS), kini desakan pembentukan pansus di DPRD DKI mulai bergulir.

Pengamat kebijakan publik Sugiyanto mendesak DPRD DKI Jakarta untuk segera membentuk pansus, terkait tender pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS), meskipun pembangunan stadion tersebut telah rampung dan sudah bisa digunakan.

Pasalnya dalam tender tersebut, pihak yang memenangkan tender memiliki nilai yang lebih mahal sebesar Rp 302 Miliar.

” Ini lantaran PT. Jakpro yang ditugasi Gubenur Anies untuk melaksanakan tender JIS memenangkan KSO Wika Gedung dengan harga tender lebih mahal 302 milyar dari harga KSO Adhi Karya,”ujar Sugiyanto Jumat (6/5).

Inilah beberapa faktor yang menurut pria yang akrab disapa SGY ini, sebaiknya DPRD membentuk Pansus Tender JIS :

1. PT Jakpro selalu mendapat PMD dari Pemprov DKI Jakarta melalui dukungan pengesahan APBD dari DPRD Jakarta.

2. Dana PMD tersebut diduga juga digunakan untuk pembangunan JIS.

3. Pada kenyataanya Pembangunan JIS menggunakan Dana PEN dari program pemerintah pusat. Totalnya berkisar Rp 3,5 triliun digunakan untuk pembangunan JIS. Dengan demikian hampir 85,6 persen dana pembangunan JIS berasal dari bantuan pinjaman PEN.

4. Dana pinjaman PEN tetap harus dikembalikan berikut bunganya.

5. Pemenang lelang dengan harga lebih mahal tentunya tak lajim. Seharusnya tender lelang itu mencari harga termurah dengan tetap merujuk pada ketentuan spesifikasi yang ditentukan.

“Atas hal tersebut, sebaiknya Dewan segera membentuk PANSUS untk memastikan bahwa proses pembangunan JIS itu tak merugikan keuangan negara,”terang SGY.