Akibat Kasus Hepatitis A, Jumlah Wisatawan di Pacitan Turun Drastis

oleh -

Pacitan, NusantaraPos – Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis A yang sempat menjangkit masyarakat Pacitan khususnya wilayah timur, secara perlahan berhasil dikendalikan. Hal itu tidak terlepas dari kegigihan Pemerintah Pacitan, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan para pemangku kebijakan lainnya yang saling bahu-membahu bersama masyarakat Pacitan.

Berbagai langkah nyata meliputi sosialisasi, jemput bola kepada para pasien serta antisipasi adanya penderita baru.

Pantauan Nusantarapos, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Wawan (47) bahkan tidak segan menjemput bola untuk memberikan terapi terhadap penderita Hepatitis A di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung.

Secara keseluruhan, KLB yang menyerang masyarakat Pacitan itu juga berdampak pada denyut pariwisata Pacitan. Seperti diakui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan, Dra Endang Surjasri, MSi yang mengatakan, “Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pacitan saat ini memang menurun drastis. Status KLB Hepatitis A menjadi salah satu alasan para wisatawan untuk tidak berkunjung ke Pacitan saat ini. Padahal bulan Juni dan Juli ini menjadi waktu waktu yang penting dalam menggenjot kunjungan wisata karena bertepatan liburan anak-anak sekolah,” ujar Endang, Kamis (4/7/2019).

Lebih jauh, ia akan tetap mempromosikan keindahan Pacitan karena wilayah yang terkena KLB adalah Pacitan Timur, sementara daerah wisata kebanyakan terletak di Barat dan Utara.

“Namun begitu, kami tetap berusaha mempromosikan wisata Kabupaten Pacitan karena sebetulnya wabah hepatitis A terjadi di wilayah Kabupatem Pacitan sebelah timur, sementara destinasi wisata kabupaten pacitan yang biasa dikunjungi wisatawan berada di wilayah Barat dan Utara seperti pantai Klayar, Watukarung, Buyutan, Banyu Tibo, Srau, Goa Gong dan pemandian air hangat di Arjosari,” jelasnya.

Ia juga meyakinkan kalau Pemkab Pacitan akan terus berupaya untuk meredam KLB tersebut. “Pemkab saat ini tengah mengupayakan dengan serius untuk segera bisa menekan dan mengatasi wabah hepatitis A ini. Prinsipnya, tetaplah berkunjung ke Pacitan, dengan tetap menjaga kebersihan dan stamina yang prima agar terhindar dari hepatitis A,” pungkas Endang Surjasri. (HBT)