Jalan Baru TMMD, Rejeki Baru Petani, Penebas dan Kuli Kapuk

oleh -

BATANG – Inilah Warnoto (51) warga Dusun Durensari Rt/Rw. 3 Desa Durenombo Kecamatan Subah, petani kapas berpenghasilan 40-50 ribu/hari. Pernah sujud syukur di jalan baru TMMD yang telah dibangun Satgas TMMD sepanjang 2.359 meter yang menghubungkan dusunnya dengan Durenombo.

Jalan tersebut juga telah diresmikan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, saat menutup kegiatan TMMD Reguler 103 Kodim 0736 Batang, 13 November 2018 lalu. Saat ditanya, petani dan pengepul kapas atau kapuk itu mengaku, kini jalan sudah halus sehingga tidak sulit lagi untuk membawa hasil kebun dari para petani di desanya, Durenombo. Sebelumnya, mereka harus rela memutar untuk menuju induk Desa Durenombo dengan menempuh jarak sekitar 17 kilometer dengan melewati desa dan kecamatan tetangga, yaitu Desa Pecalungan, Randu, Bandung dan Gombong, Kecamatan Pecalungan.

“Sebelum ada pembangunan dan pengaspalan jalan oleh TNI, kami harus memutar melewati beberapa desa di wilayah Kecamatan Pecalungan sekitar 1 jam perjalanan. Biasa Pak jalan pegunungan jarak 17 kilo ya lama karena jalannya juga rusak. Kalau tidak, untuk mengambil hasil panen petani dari kebun dan membawanya ke ujung Desa Durensari harus dilangsir dengan kuli panggul, sehingga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan waktu yang lebih lama,” ungkapnya, Kamis, (15/11/2018).

Kini pasca dibangun selama satu bulan oleh Satgas TMMD, jarak tempuh Durensari ke Induk Desanya Durenombo adalah 3,7 kilometer dengan estimasi waktu 15 menit. Dengan akses tersebut, kini kesejahteraan mulai tergambar bagi penebas seperti Warnoto. Otomatis dapat memenuhi permintaan pasar atau pusat kerajinan bantal maupun kasur, sedangkan bagi petani Durenombo sendiri adalah permintaan kapas dari pengepul juga akan lebih meningkat.

“Alhamdulillah berkat adanya jalan TMMD, kami bisa lebih banyak untung karena biaya angkut menjadi lebih sedikit dengan langsung dimuat oleh kendaraan roda empat ke kebun. Namun tidak usah khawatir bagi kuli panggul, selama banyak permintaan tenaganya tetap kami pakai, malah dengan jumlah yang lebih banyak. Terima kasih TNI dan Bapak Bupati.” imbuhnya.