Welcome Back My Friends, Ajang Silahturahmi dan Charity Musisi Tanah Air

oleh -

Jakarta, Nusantarapos.co.id – Dalam rangka mempererat dan menjalin silahturahmi di kalangan musisi era tahun 70 an  yang sudah lama tidak berkumpul, pengusaha sekaligus mantan musisi lawas Tono Supartono melalui wadah Welcome Back My Friends. Di kawasan Antasari , di pelataran Yesterday back Yard cafe di daerah Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, menggelar silahturahmi musisi Era 70 an yg di Sponsori: Mandiri, Pajajaran Village, Klassku, CIMB Niaga, dan Yesterday backyard yang bertajuk Welcome Back My Friends.

Acara itu sendiri merupakan, acara pentas musik Rock n blues yg di dukung beberapa 7 group Band top 1. Beat Stone, 2. Flower Poetman, 3. Gypsi, 4. De’Zonk, 5. Bigman Robinson, 6. Minstreil Medan, 7. YY Boys

Tono Supartono sekaligus penggagas acara yang pada era itu bermain di Bigman Robinson , namun dalam acara WBMF “ dengan thema “ Silahturahmi dan Santunan para musisi yang sedang menderita sakit” Tono Supartono bermain di De’ Zonk (band yg di hijrahi setelah Bigman Robinson)
diiringi Magenta Voice dan mini string Orchestra.

misi dalam acara itu adalah charity day (pemberian santuan) kepada para musisi tanah air, yang kondisinya sangat memerlukan uluran tangan para sahabat.

Menurut Tono, digelarnya acara Welcome Back My Friends ini semata-mata ingin mengumpulkan kembali para musisi-musisi tanah air yang selama ini telah tidak produktif lagi namun permainan nya tetap dapat dinikmati oleh generasi milineal.

“Selama ini para musisi senior sudah tidak ada lagi wadahnya untuk berkumpul. Selain bernostalgia, dan membantu musisi tanah air yang kondisinya sangat memerlukan bantuan dari para sahabat yang masih sehat katanya kepada wartawan

Tono mengaku, saat ini tidak sedikit para musisi tanah air yang kondisinya sangat memprihatinkan. Karena itu, pihaknya mencoba menggalang dana untuk membantu para musisi tanah air yang telah berkarya bagi kemajuan kancah musik Indonesia.

“Kedepan kita juga akan menggelar acara serupa namun akan kita libatkan para musisi muda dan milenial sehingga dapat lebih banyak lagi para musisi senior yang dapat dibantu oleh acara Welcome Back My Friends,” ujar Tono.

Sementara itu, pemain drum senior, Jelly Tobing ( yang dalam acara itu mewakili Band Minstreil Medan) berharap, acara seperti ini bisa diteruskan oleh para musisi tanah air saat ini. Karena dengan adanya kebersamaan dan saling membantu dikalangan para musisi, diharapkan tidak ada lagi musisi tanah air yang  terlupakan.

Jelly mengaku, dirinya merupakan salah seorang yang dipercaya oleh Tono Supartono untuk mencari para musisi tanah air yang kondisinya tengah membutuhkan uluran tangan.  Dari informasi yang dihimpun, terdapat 7 musisi senior yang tengah membutuhkan bantuan. Diantara  7 musisi tanah air yang mendapatkan charity pada acara  Welcome Back My Friends terdiri dari :

1. Iting pencipta lagu Tragedi Buah Apel

2. Benny Likumahuwa pendiri band the Rollies

3. Hengki  Makasuki Drumer Ekasapta band

4. Iyan Rusli

5. Oding Nasution Guitaris Gank Pegangsaan

6. Yanto dari band Inablues

7. Gatot The Disk

Jelly menambahkan, dengan adanya program Charity yang digagas musisi yang juga pengusaha Tono Supartono diharapkan para musisi tanah air dapat bahu membahu membantu musisi tanah air yang kondisinya tidak produktif lagi namun karyanya tetap dapat dinikmati.