1.222 Anggota Polri dan PNS Dilingkungan Polda Papua Naik Pangkat

oleh -

Jayapura, Nusantarapos.co.id – bertempat di Lapangan Apel Mapolda Papua telah dilaksanakan Upacara Korps Raport kenaikan pangkat anggota Polri dan PNS Polda Papua tahun 2019.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Pejabat Utama Polda Papua, Para Pamen, Pama, Brigadir dan PNS Polda Papua serta Bhayangkari Daerah Papua.

Kapolda Papua dalam amanatnya menyampaikan bahwa hari ini kita tengah melaksanakan Upacara Korps Raport kenaikan pangkat terhadap para Pamen, Pama, Bintara dan Tamtama Polda Papua sebanyak 1222 orang yang terdiri dari:
1. Pamen : 28 orang, yang terdiri atas :
a. AKBP ke Kombes : 2 orang
b. Kompol ke AKBP : 9 orang
c. AKP ke Kompol : 18 orang

2. Pama : 175 orang, yang terdiri atas :
a. Iptu ke AKP : 69 orang
b. Ipda ke Iptu : 105 orang
c. Aiptu ke Ipda : 1 Orang

3. Bintara : 1011 orang, yang terdiri atas :
a. Aipda ke Aiptu : 7 Orang
b. Bripka ke Aipda : 75 orang
c. Brigpol ke Bripka : 424 orang
d. Briptu ke Brigpol : 56 orang
e. Bripda ke Briptu : 449 orang

4. Tamtama : 2 orang, yang terdiri atas:
a. Bharatu ke Bharaka : 1 Orang
b. Bharada ke Bharatu : 1 Orang

5. PNS : 5 orang.

Yang tersebar di jajaran Polda Papua serta 1 orang CPNS Polri yang diangkat menjadi PNS Polri Polda Papua.

Perlu diketahui bahwa 2 Pejabat Utama Polda Papua naik pangkat dari AKBP ke Kombes yakni Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu, S.Ik dan Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.Ik.,M.H., M.Si.

Khusus untuk personel dan PNS yang melaksanakan Korps Raport di Mapolda Papua sebanyak 318 personel yang terdiri dari 219 Polda Papua, 8 SPN Polda Papua dan 86 personel Brimob Polda Papua.

Upacara korps raport dalam organisasi Polri tidak semata mata merupakan hak bagi setiap personil polri yang secara otomatis diberikan begitu saja. Namun, harus selektif dengan melihat kondisi, prestasi kerja, integritas dan moralitas personil, serta dedikasi yang tinggi terhadap organisasi. Kenaikan pangkat merupakan akumulasi prestasi, kredibilitas, dedikasi dan kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, begitupun pemberian penghargaan oleh Kapolri, ini merupakan suatu wujud reward yang dapat menjadi tauladan dan pemicu bagi anggota Polri lainnya untuk bertugas tidak hanya hardwork saja, melainkan dibutuhkan suatu smartwork dengan melakukan inovasi-inovasi dan terobosan kreatif dalam bertugas.

pada kesempatan ini juga Kapolda mengucapkan selamat kepada CPNS Polri yang telah dilantik dan diambil sumpahnya menjadi PNS Polri juga kepada Pamen Polda Papua yang mendapatkan penghargaan Kapolri berupa pin emas, pin perak dan pin perunggu serta piagam penghargaan Kapolri kepada pemenang juara 1, 2 dan 3 dalam pemilihan Polisi teladan/role model sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruangan publik yang mana pada bulan September lalu telah dllaksanakan pemilihan Polisi teladan untuk tingkat pamen.

“Perlu saya tekankan kepada saudara-saudara yang naik pangkat, kenaikan pangkat yang saudara terima sekarang ini adalah anugrah yang sudah seharusnnya saudara syukuri dan juga diimbangi dengan peningkatan kinerja yang sungguh-sungguh serta tingkah laku sebagai anggota Polri yang dapat menjadi suri tauladan dalam kehidupan masyarakat, kita harus lebih berhati-hati dan lebih profesional dalam bertindak dengan mempedomani ketentuan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan,”ujarnya.

saya meminta kepada personel yang naik pangkat untuk menunjukkan profesionalisme kepolisian, dengan semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi dan dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena pangkat ini juga merupakan amanah, yang tidak hanya dipertanggung jawabkan kepada negara, institusi dan pimpinan tetapi juga kepada tuhan yang maha esa.

Perlu kita reflesikkan kembali bahwa dalam beberapa kurun waktu terakhir kepercayaan publik kepada Polri sudah mengalami peningkatan untuk itu tentunya harus lebih ditingkatkan baik perilaku anggota yang terkadang masih kurang humanis saat berinteraksi dengan masyarakat, bahwa Polri sudah saatnya harus berbenah diri dan merubah mindset seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih yaitu zaman milenial agar kinerja Polri benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat bangsa dan negara secara khusus masyarakat yang berada di tanah Papua.

Sebagaimana yang disampaikan bapak Kapolri pada Release Akhir Tahun 2019 bahwa Polri berhasil menekan angka kriminalitas di tahun 2019 dan untuk di wilayah hukum Polda Papua kasus kriminalitas yang masih cukup tinggi adalah curanmor, curat dan penganiayaan. oleh karena itu, saya mengharapkan kepada seluruh anggota agar lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya serta dalam melaksanakan tugas agar lebih optlmal lagi melihat tantangan tugas kedepan yang tidak mudah karena di tahun 2020 nanti di Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga nasional PON XX, masih adanya mahasiswa Papua yang eksodus dan belum kembali ke kota studinya serta penyelenggaran pemilukada di 11 kabupaten di provinsi Papua.