D’Paragon Siapkan Sistem Quisioner Sehat, Solusi untuk Mudik 2020

oleh -

Yogyakarta,Nusantarapos.co.id- Himbauan Presiden Joko Widodo kepada warga untuk tidak mudik diharapkan mampu mengurangi penyebaran virus Covid-19 secara masif.

Namun, kesadaran masyarakat untuk tetap tinggal di rumah bisa saja dilanggar. Dengan mudik orang akan langsung menjadi ODP dan wajib mengkarantina diri 14 hari.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, Mudik menjadi tradisi pulang kampung yang dilakukan setiap tahun saat Lebaran Idul Fitri.

Namun, persoalan muncul di tengah wabah Pandemi Corona ini, karena pemudik bisa saja menjadi pembawa virus Covid-19 dari tempat asalnya.

Hal itu yang membuat sebuah Hospitality Managemen Kost Eklusif D’Paragon, memberikan solusi persoalan bagi para pemudik.

Kebijakan pemerintah pusat untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) direspon D’Paragon dengan menyiapkan tempat tinggal bagi konsumen yang terpaksa harus mudik dan membutuhkan tempat menginap selama kebijakan itu berlaku.

Selain menyiapkan tempat tinggal diberlakukan juga Sistem Kusioner Sehat Covid-19 bagi setiap tamu yang masuk.

CEO D’Paragon Muhammad Syarif Hidayat mengungkapkan kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo harus disikapi dengan upaya bersama seluruh komponem bangsa.

“D’Paragon mengambil langkah filterisasi bagi tamu yakni setiap konsumen yang hendak menginap di D’Paragon akan diberlakukan sistem satu pintu,” ujarnya, Jumat (3/4).

Hidayat mengungkapkan, para pemudik yang harus pulang kampung juga bisa melakukan isolasi diri selama 14 hari di Dparagon karena ditunjang fasilitas sesuai Protokol Antisipasi Covid -19.

“D’Paragon akan melakukan sterilisasi setiap tamu melalui mekanisme Screening Quisioner Sehat DParagon. Quisioner Sehat wajib diisi setiap konsumen yang datang,” ungkapnya.

Hal itu juga berlaku bagi keluarga yang ingin bertemu meski akan diberlakukan Physical Distancing.

“Bagi pengunjung tamu, kita juga sediakan kuisioner yg wajib diisi. Jika hasil kuisioner resiko tinggi kita refund, Kita tetap mengedapankan upaya preventif dengan kelengkapan sterilisasi yang sudah dan masih dilakukan hingga saat ini,” tutur Hidayat.

Dalam Quisioner Sehat tersebut D’Paragon mencatat data data tiap tamu atau konsumen mulai dari aspek Potensi Tertular di luar rumah, potensi tertular di dalam rumah, hingga Data mengenai daya tahan tubuh atau imunitas.

Masing masing aspek merujuk seberapa besar kualitas konsumen itu dalam upaya pencegahan diri terhadap virus Covid-19 diantaranya apa menggunakan masker, menjalankan pola hidup bersih dan sehat, serat menjalankan Social Distancing.

Selain itu di data juga tentang potensi bertemu orang lain hingga jenis kendaraan yang digunakan apa menggunakan transportasi umum, roda dua atua roda empat.

Akan di data juga mengenai pola hidup di dalan keluarga, hingga aktivitas konsumen dalam menjaga kualitas daya tahan tubuh seperti melakukan berjemur, olahraga dan aktivitas spiritual.

Hidayat menyatakan, hasil Quisioner Sehat nantinya akan ditentukan D’Paragon terkait total angka tingkat resiko dari konsumen yang terbagi dalam tiga kategori yakni rendah, sedang dan tinggi.

“Kalau customer total jawabannya di resiko tertinggi, customer akan di refund atau ada surat jalan sehat dari rumah sakit,” kata dia.

Sejak wabah Corona masuk Indonesia, Pihak Dparagon telah melakukan berbagai antisipasi untuk memastikan tempat menginap Steril Covid-19.

D’Paragon juga mensiagakan Tim Gugus Tugas Dparagon Tanggap Corona yang selalu siap berkoordinasi dengan instansi dan aparat terkait jika ada temuan2 terkait corona di lingkugan D’Paragon

D’Paragon sendiri telah menyediakan Fan Sanitizer uap cairan sanitasi, Thermometer Checker untuk mengecek suhu tubuh bagi setiap tamu, Spot Strilizer atau cairan hand sanitizer di setiap lokasi, hingga Disinfectation Room.

Dilakukan juga penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh kamar untuk setiap kamar harian setelah tamu cek out (untuk kamar harian), dan melakukan penyemprotan berkala setiap tiga hari di setiap kamar yang digunakan (untuk kamar bulanan).

“Sementara untuk kenyamanan konsumen disediakan pula Happy Room, dengan memberikan fasilitas free Netflix untuk konsumen bulanan agar tidak bosan selama program social distancing dari pemerintah dilaksanakan,” jelas Dayat.(AKA).