Tolak TKA China, 14 BEM se-Sultra Gelar Rapat Konsolidasi

oleh -

KENDARI, NUSANTARAPOS,Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Sulawesi Tenggara(BEM Se-Sultra)melakukan rapat koordinasi konsolidasi massa pada pukul 13.00 Wita hingga 17.00 Wita di kampus Unsultra dengan agenda menyatukan langkah,pikiran dan tujuan bersama menolak kedatangan TKA China dibumi anoa Sulawesi Tenggara,Minggu(21/06/2020).

Pimpinan rapat BEM se-Sultra yang juga ketua BEM Unsultra,Adi Maliano menjelaskan bahwa pasca rapat koordinasi dengan meminta klarifikasi Ketua DPRD Sultra yang sebelumnya menolak kehadiran TKA tersebut bahkan akan memimpin demonstrasi kini dinilai berubah.

“Ketua DPRD Sultra(Abdurrahman Saleh red)kini berubah pikiran dan mengizinkan kedatangan 150 TKA China di PT VDNI di morosi”jelas Adi
Lebih lanjut Adi Maliano mengatakan bahwa kami dari barisan BEM se-Sultra menolak tegas kedatangan TKA dan juga akan mempertanyakan visa yang digunakan,apakah menggunakan visa wisata atau visa kerja.

“Kita akan rapatkan dulu juga dengan BEM Lainnya yang ada di Sultra agar kita saling bergandengan tangan bersama-sama menolak kehadiran TKA,” tegasnya

“Alhamdulillah sudah ada 14 BEM yang bergabung dan sepakat menolak mereka(TKA)pada tanggal 23 Juni,”ungkapnya.

Lebih lanjut,Adi menilai akan memastikan konsistensi BEM se-Sultra dalam beberapa tuntutannya agar dipenuhi oleh Gubernur dan Ketua DPRD Sultra salah satunya dengan memperhatikan kondisi kebatinan masyarakat yang masih dalam kondisi wabah covid-19 ini.

“Jika sampai TKA China benar-benar datang sebelum tuntutan kami dipenuhi maka 14 BEM ini akan memboikot Bandara Haluoleo di hari termaksud, “pungkasnya.

Untuk diketahui,14 BEM se-Sultra tersebut ialah Universitas Haluoleo(UHO), Universitas Sulawesi Tenggara(Unsultra), Politeknik kesehatan (Poltekes) Kendari, Universitas Lakidende(Unilaki), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mandala Waluya, Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Universitas 19 November (USN), Akademi Keperawatan (Akper) PPNI Kendari Pres, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Bina Bangsa, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Universitas Nahdatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra), Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi(STIE)66.

Penulis:Irianto