PIMTI Madya Berikan 65 Beasiswa untuk Anak Perawat yang Wafat karena Corona

oleh -

Jakarta, Nusantarapos – Jelang Hari Kartini bulan April mendatang, Paguyuban PIMTI Madya Perempuan Indonesia bersama Bank Mandiri memberikan bantuan beasiswa kepada putra-putri tenaga kesehatan (nakes) perawat yang gugur saat menangani Covid-19.

Ketua Umum Paguyuban PIMTI Madya Perempuan Indonesia Sri Puguh Budi Utami dalam sambutannya mengatakan, beasiswa ini diberikan agar anak-anak mereka dapat meneruskan cita-cita orang tuanya yang telah wafat.

“Sebagai bentuk penghormatan supaya adek-adek yang ditinggal beliau-beliau dalam melaksanakan tugas pengabdian agar semangat melaksanakan cita-cita ibu bapaknya,” ujar Sri Puguh yang ditemui Nusantarapos saat penyerahan beasiswa di Gedung Badiklat PKN BPK RI di Kalibata, Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Bantuan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 5 juta per anak dari mulai tingkat SD, SMP dan SMA. Paguyuban PIMTI Madya Perempuan Indonesia memberikan bantuan kepada 40 anak, sedangkan Bank Mandiri memberikan kepada 25 anak. Sehingga total penerima beasiswa hari ini sebanyak 65 anak.

“Itulah tanda cinta kasih kami kepada adek-adek anak perawat yang telah gugur mendampingi kita. Semoga beliau disana mendapat tempat yang terbaik,” ucapnya.

Penerima beasiswa tak hanya dari Jakarta, tapi juga dari NTB, Jateng, Jabar, Jatim, dan Kalimantan.

Di tempat sama, Diwangkoro Ratam selaku Vice President Coorporate Secretary Grup Bank Mandiri yang turut hadir berharap, beasiswa ini dapat bermanfaat untuk membantu kebutuhan sekolah.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami. Harapannya tentunya bisa digunakan sebaik-baiknya untuk keperluan pendidikan, sekolah. Kebutuhan anak SD atau SMA berbeda tapi mudah-mudahan berkah. Mudah-mudahan bisa mewujudkan anak-anak kebanggaan bangsa dan meneruskan cita-cita orang tuanya,” pungkasnya. (Arie)