Beri Kontribusi, Pendapatan Pasar Sumowono Capai Rp 180 Juta

oleh -12 views
Foto : Situasi Pasar Sumowono serta aktifitas para pedagang di pasar Desa Sumowono, Rabu (11/9/19). (Dani khotibul Umam).

 

NUSANTARA POS, – Pasar Desa Sumowono yang berada di kaki Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi pusat para petani, pedagang dan warga bertransaksi, menjadi pusaran perekonomian warga Desa Sumowono dan sekitarnya.

Ada lima dusun yang bergantung hidup oleh keberadaan pasar Sumowono, yakni Dusun Nyampuran, Karangwetan, Sukorono, Sawahgondang, dan Kenteng. Pasar Sumowono merupakan aset yang setiap hari mengalirkan uang ke kas desa. Dan dengan pemasukan dari pasar itu lah desa bisa melakukan berbagai kegiatan pembangunan.

Berdasarkan catatan Pasar Sumowono memberikan pemasukan sekitar Rp189 juta ke kas desa pada tahun 2018 dan Pemerintah Desa menargetkan pemasukan dari pasar desa bisa naik menjadi Rp191 juta pada tahun 2019.

Sekretaris Desa Sumowono Purwanto mengatakan, Desa Sumowono memang strategis untuk kegiatan perdagangan. Berada di pertemuan jalur jalan Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Temanggung membuat desa berpenduduk 3.032 jiwa itu setiap hari dilintasi ribuan pengguna jalan.

Selain memperoleh pendapatan dari pasar, Desa Sumowono yang memiliki dari 16 rukun tetangga (RT) juga mendapat pemasukan dari kios desa dan lembaga keuangan yang melayani simpan pinjam. Geliat sektor pariwisata di daerah itu juga ikut meningkatkan perputaran ekonomi desa.

“Sumber pendapatan asli desa paling banyak berasal dari Pasar Desa Sumowono. Kontribusi yang paling besar ke APBDesa dari (pengelolaan) pasar desa karena berasal dari sewa lapak, karcis, lahan parkir, dan toilet,” ujarnya pada Nusantarapos.

Purwanto mengatakan hasil dari pengelolaan aset desa tersebut dimasukkan ke rekening desa dan dibelanjakan sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

Menurutnya, Pasar Desa Sumowono diyakini berkontribusi mengurangi kemiskinan di desa itu. Sejak dibangun pada tahun 2013, pasar tersebut sudah menyerap banyak tenaga kerja, membuka peluang kerja menjadi juru parkir, petugas retribusi, administratur, dan pengurus pasar bagi pemuda setempat.

“Ke depan nantinya, melalui program pemberdayaan masyarakat ini, Pemerintah Desa Sumowono berencana menyalurkan modal kepada warga desa yang ingin membuka usaha, “Pungkasnya. (Umam).

Comment