Wadule Pacitan, Mitra KPK Hambat Korupsi ?

oleh -

Nusantarapos,(np) – Maraknya dunia MedSos dan MedOn sulit di pungkiri tentang keberadaanya menjadi alat komunikasi supercepat. Hanya hitungan detik informasi sampai tujuan. Dan semua itu akan menjadi tidak efektif tak kala pelaku Tecnology User tidak bergerak secara berimbang. Kekecewaan sering terjadi kalau sudah bersinggungan dengan komunikasi kepentingan. Tanya jawab atau surat menyurat elektronik (email) menggunakan website kadang tidak segera disikapi dan cenderung merugikan akibat petugas penjaga Tecnology User yang diduga tidak Cooperative.

Padahal, saat mengulang seputar statemen Bupati Pacitan Indartato usai sosialisasi KPK mengenai tindakan pencegahan korupsi, Bupati menyampaikan upayanya dengan OPD dibawah Kepemimpinan Wakil Bupati dan Sekda bagaimana kedepan semua kegiatan dan Aksi yang dianjurkan KPK betul-betul bisa dilaksanakan. Aplikasi terintegrasi Wadule Pacitan dibuat agar ada masukan.

Disisi lain, Wakil Bupati PAcitan, Yudi Sumbogo¬† mengatakan,” Sosialisasi KPK langsung ditindak lanjuti Inspektorat dan sudah melakukan rambu-rambu mendukung SOP yang dilakukan masing-masing OPD. Wakil Bupati langsung dibawah Sekda sebagai penanggung jawab¬† di Pemerintah Daerah. Sehingga Pacitan tidak diklarifikasi KPK karena sudah melakukan sosialisasi.” ujarnya. Jum’at 19/7/2019.

Sementara, Sekretaris Daerah Suko Wiyono dan Kepala Kominfo Rahmad saat akan ditemui untuk diwawancarai berkaitan dengan anggaran proyek Wadule Pacitan berikut capaian dan target sasaran sedang tidak ada ditempat.(AW)