Himbau Pelajar Tidak Usah Ikut Demo, Ganjar : Tidak Tahu Ada Demo kembali, Mau Demo Apa Lagi ?

oleh -
Foto : Ganjar pranowo gubenur Jateng

NUSANTARAPO, SEMARANG – Adanya seruan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan di depan gedung DPRD Jawa Tengah kembali yang telah disebar hari ini. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi seruan aksi tersebut dengan bijak dan santai.

Dalam Seruan yang disebar melalui media sosial itu, menyebutkan akan adanya aksi damai kembali yang akan dilakukan pukul 14.00 WIB nanti dengan titik kumpul di patung Diponegoro Jalan Pahlawan, Semarang.

Mendengar adanya  informasi tersebut, Gubenur mengaku tidak tahu apa lagi yang akan disampaikan oleh pendemo. Dikarenakan pada unjuk rasa sebelumnya seluruh tuntutan sudah disampaikan pihaknya ke pemerintah pusat dan DPR RI.

“Saya malah tidak tahu kalau mau demo lagi, loh semuanya sudah kita sampaikan kepada pemerintah pusat. Sekarang ini mau demo Apalagi?, saya sudah sampaikan usai say bertemu dengan rekan-rekan mahasiswa sewaktu demo kemarin,” kata Ganjar kepada wartawan usai menghadiri 12th Cooperation Forum di Hotel PO Kota Semarang, Senin (30/9/2019).

Lanjut Ganjar, Dia menyarankan agar apa yang masih kurang disampaikan, silahkan langsung untuk disampaikan kepada dirinya. Diapun menyebut aksi yang dilakukan mahasiswa pekan lalu di Jateng mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.

“Buat apa demo lagi, langsung saja sampakan sama saya. Kemarin itu demo yang sangat baik, mereka menyampaikan tidak menggunakan kata memaki. Sejiujurnya saja, hampir Seluruh Indonesia memuji mahasiswa Jateng pada saat berdemo kemarin,” ucapnya.

Mengenai pagar yang ambruk akibat  demo kemarin, kata Ganjar, dirinya tidak ambil pusing karena sekarang sudah diperbaiki. Ia pun tidak khawatir dengan aksi unjuk rasa siang nanti. “Tidak usah dipikirkan soal pagar, pagar tidak apa-apa dan sudah kita betulkan, yang penting usai demo mahasiswa memperbaiki taman dan sampah yang ada kemarin, itu sudah dilakukan oleh rekan-rekan mahasiswa,” ungkapnya.

Selain itu, Ganjar juga mengingatkan kepada semua pelajar untuk tidak ikut turun ke jalan untuk unjuk rasa. Biarkan mahasiswa saja yang unjuk rasa karena sudah paham dengan apa yang disuarakan. “Saya meminta semua adik-adik pelajar sekolah, untuk tidak ikut turun kejalan cukup sebegai pelajar belajar saja dan sekolah saja seperti biasanya, sudah cukup mahasiswa yang menyampaikan suara rakyat,” pungkasnya. (bud).