Pekerjaan Beton Rabat oleh Dinas PUPR Lamsel di Desa Ketapang Ditolak Masyarakat

oleh -
Plang proyek rabat beton Dinas PUPR Lampung Selatan di Desa Ketapang.

Lamsel, NUSANTARAPOS.CO.ID – Kembali masyarakat Dusun 1 Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan tidak nyaman dan resah. Pasalnya, pembangunan jalan rabat beton di wilayahnya tidak sesuai dengan harapan mereka dan menimbulkan dampak baru yang dirasa kurang baik.

Pekerjaan rabat beton yang selesai dikerjakan baru 3 hari sudah menimbulkan debu jika ada aktifitas anak-anak bermain sepatu roda, terlebih jika dilalui kendaraan roda dua.

Hal ini yang membuat masyarakat mengadu ke Dua Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 3 Ahmad Muslim dari fraksi Partai Golkar dan Bambang Irawan dari fraksi Partai Gerindra.

Setelah Anggota Dewan meninjau langsung kelapangan, tidak lama sekitar dua hari jalan dibenahi oleh pihak renakan dengan mendatangkan mobil molen mencurahkan cairan semen untuk menghilangkan debu semen dari jalan itu sendiri.

“Itu pekerjaan di kron bahannya semen, lem dengan obat,” ujar Hamsin.

Namun setelah beberapa hari kembali jalan tersebut menimbulkan kepulan debu. Setelah anak-anak kembali bermain sepatu roda dan dilalui kendaraan bermotor.

Beberapa warga mulai mengeluh karena beberapa anak mereka saat ini menderita sakit batuk – batuk dan demam, belum lagi kebanjiran karna hujan yang disebabkan aliran air terhalang pembangunan jalan tersebut. Di tambah tidak adanya berem di sisi kanan dan kiri jalan sehingga kendaraan roda empat tidak bisa peruisan bila lewat.

“Jangan sampai pekerjaan PU yang dikerjakan pemborong ini diterima, bila pekerjaannya amburadul seperti ini sampai di terima. Kami menduga sudah ada main mata antara pemborong dan dinas PU,” keluh warga yang tak mau disebutkan namanya.(AW)