Pekerjaan Rabat Beton DD Di Desa Ketapang Diduga Volume Kurang

oleh -

Lampung Selatan, nusantarapost.co.id – Berdasar laporan warga masyarakat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Peduli Anggaran Negara (GPAN) Indonesia, turun langsung ke Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa 14/01/20.

Tim LSM GPAN Indonesia bersama wartawan meninjau langsung kelokasi pekerjaan rabat beton didalam RAB Lokasi berada di Dusun 08 Rt 02 dan Rt 03 dengan Volume 350 m x 2 m x 0,15 m. dengan nilai anggaran sebesar Rp. 127.867.080 dan ada alokasi untuk pekerjaan Jambanisasi dimana dana bersumber dari alokasi DD Tahap III Tahun 2019. Dari hasil infestigasi dan pengukuran volume yang langsung dilakukan oleh LSM GPAN Indonesia ada dugaan kekurangan volume . Atas temuan dan dugaan tersebut LSM GPAN Indonesia akan segera melayangkan laporan ke Kejaksaan Negri Kalianda dan Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Ujar Edy Sahputra Sitorus.ST.

“Dengan kita lakukan pengukuran panjang,lebar dan tebal rabat ini, kami duga kuat volumenya kurang , secepatnya pihak kita akan melaporkan hal ini kepada Pihak Kejaksaan Negri Kalianda. Dan kita minta agar Inspektorat lakukan audit dahulu dan bila ada temuan sisa anggaran agar dikembalikan ke RKD , baru setelah itu DD 2020 untuk Desa ini bisa dicairkan.Terangnya. Sementara itu saat wartawan yang berusaha menemui Kepala Desa Ketapang dirumahnya guna minta tanggapan tidak berhasil karena menurut Kades ,Kepala Desa dengan Istri sedang ke Kalianda , dan saat di hubungi melalui watshaap yang bersangkutan memang masih di Kalianda. (Tim Lamsel/Red)