Taruna Merah Putih Trenggalek Peduli Warga Terdampak Covid-19

oleh -

Trenggalek, Nusantarapos – Organisasi Pemuda, Taruna Merah Putih Kab. Trenggalek kembali bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak virus corona.

Ketua Panitia Pelaksana Tri Andoko mengatakan bahwa melalui momentum Ramadhan 1441 H ini, pihaknya mengajak semua masyarakat untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

Selain itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Taruna Merah Putih Kab. Trenggalek mengadakan Kegiatan Jum’at Agung Peduli dengan memberikan bantuan kepada para warga masyarakat kurang beruntung, berupa paket bantuan sembako.

Selain memberikan paket bantuan tersebut, TMP Kab. Trenggalek juga mendatangi dua rumah kediaman nenek sebatang kara dan tua renta dengan membawa bantuan pangan berupa beras 20 Kg, 10 Kg Gula Pasir, 5 Liter Minyak Goreng serta Mie Instan, Ikan Kaleng dan Teh Celup.

“Melalui momentum ini, diharapkan kedisiplinan kita untuk bersama sama memerangi bencana non alam yaitu pandemi Corona. Dengan cara disiplin menerapkan imbauan pemerintah, yaitu melalukan sosial distancing bahkan physical distancing, pola hidup sehat dan selalu menjalankan protokol kesehatan. Memakai masker, rajin cuci tangan dan membatasi kegiatan di luar rumah,” ujar Kang Tri, Jumat (22/5/2020).

Menurut Kang Tri, Pandemi Corona memiliki dampak yang sangat luas kepada masyarakat. Serta banyak golongan masyarakat yang mengalami kesulitan karena berkurangnya aktivitas sosial maupun ekonomi.

“Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, ST mengatakan bahwa bentuk kepedulian sosial organisasi sayap Pemuda PDI Perjuangan ini, adalah wujud nyata pengamalan Pancasila dalam bentuk gotong royong dan empati,” katanya.

“Dengan menyentuh langsung masyarakat terdampak. Kang Doding panggilan populer wakil Ketua DPRD kabupaten Trenggalek dari daerah pemilihan Trenggalek dapil IV yang sangat merakyat dan peduli ini, selalu mengingatkan instruksi langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, yaitu untuk kita semua bergotong royong dalam skala besar, beliu juga berpesan kepada semua kadernya untum hadir di tengah masyarakat pada kondisi apapun ,” jelasnya.

“Baik saat sedih, menangis dan tertawa bersama khususnya di Kabupaten Trenggalek. Sangat dibutuhkan kekompakan dan gotong royong warga bangsa untuk memerangi pandemi Corona di dunia serta akibatnya yang berdampak luas dalam segala segi khususnya ekonomi dan sosial,” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini, Kang Tri didampingi kawan seperjuangan TMP Kab. Trenggalek seperti Agung Susilo, Beny Irawan, Pradana K, Hendrik Nur, A dan beberapa militan lainnya.

Kegiatan Taruna Merah Putih di Kab. Trenggalek ini, mendapat suport dan pantauan langsung Sekretaris Taruna Merah Putih Provinsi Jawa Timur, Handrean Renada atau lebih dikenal luas dengan panggilan Bung Handre.

“Bung Handre adalah tokoh yang sangat peduli serta concern kepada giat sosial dan selalu menjadi inspirasi, motivator di kalangan pemuda di Jawa Timur,” tutup Kang Tri. (Tata)

Katanya, Bung Handre mengingatkan TMP Kab. Trenggalek untuk mau menyingsingkan lengan, bahu membahu dan bergotong royong dengan bentuk nyata membantu masyarakat di sekitar kita dalam bentuk apa pun. Tanpa kebersamaan dan disiplin tinggi, kita tidak akan mampu menghadapi pandemi Corona (COVID-19) ini.

TMP Kab. Trenggalek telah mengadakan beberapa kali kegiatan nyata yaitu merupakan gotong royong pengurus dan anggota Taruna Merah Putih Kab. Trenggalek termasuk bantuan pangan kepada warga masyarakat kurang mampu serta membagikan 500 buah masker untuk pengguna jalan raya beberapa bulan lau. Selain itu juga mengadakan kegiatan penyemprotan disinfektan ke rumah dan tempat Ibadah untuk memotong mata rantai penyebaran virus Corona.

Ditambahkannya, seluruh anggaran untuk paket bantuan ini berasal dari anggaran Gerakan Gotong Royong TMP Kabupaten Trenggalek dalam Penanggulangan pandemi (COVID-19).

Aksi sosial Taruna Merah Putih berupa paket sembako dengan jumlah terbatas dan tidak akan menjangkau seluruh masyarakat. “Setidaknya kita berbuat dan tidak berpangku tangan. Kita menyadari bahwa apa yang kita laksanakan pada hari ini memang jauh dari kata sempurna. Tetapi puji Tuhan kita melakukannya dengan ikhlas”, ungkap Kang Tri.

Kegiatan aksi sosial yang dilakukan selain sebagai rasa kepedulian juga untuk menggerakkan masyarakat untuk peduli. “Tidak ada yang berharap situasi ini terjadi, dan semoga pandemi Covid-19 ini dapat dilalui serta segera berakhir,” pungkas Kang Tri menutup pembicaraan. (Tata)