Bakti Sosial Komunitas Bumi Banger untuk Korban Banjir Dringu Probolinggo

oleh -

Probolinggo, Nusantarapos – Kepedulian Komunitas Bumi Banger terhadap Korban Banjir di Dringu, Probolinggo, Jawa Timur sangat tinggi. Bentuk kepedulian komunitas ini dengan memberikan bantuan langsung ke para korban terdampak banjir di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Khususnya Desa Dringu, dalam kurun waktu 13 hari telah mengalami 4 kali banjir susulan (11/12/21).

Musibah banjir yang melanda warga Dringu berdampak aktivitas lumpuh total. Dengan kondisi yang demikian, Komunitas Bumi Banger tergerak untuk memberikan bantuan langsung kepada warga yang terdampak .

“Kami dari Komunitas Bumi Banger memberikan bantuan langsung ini karena sebagian banyak yang masih belum tersentuh langsung dari paket Beras 1,5 kwintal, Sarimi 15 dos, dan baju layak pakai 12 kardus karena kalau tidak disaluran langsung warga ini kan tidak bisa beraktivitas bahkan di Dusun Ngemplak itu tidak bisa keluar. Jadi kami yang turun langsung ke lokasi bahkan di pos tagana kekurangan tenaga,” tutur Mas Ino Imam ketua komunitas (KBB).

“Dari PUPR sendiri sudah semaksimal mungkin untuk penanganan banjir di Dringu ini, mas. Dari BPBD Kabupaten Probolinggo sendiri juga senada dengan Dinas PUPR sudah semaksimal mungkin membantu demi warga Dringu,” ungkapnya.

“Mulai hari Sabtu warga Dringu ini sudah diterjang banjir d apalagi akibat banjir di Dringu di karena sungai yang meluap dari air laut dari sisi utara juga ke selatan, akhirnya meluap ke warga. Pada tahun-tahun sebelumnya tidak sampai meluap membesar seperti tahun sekarang. Karena banjirnya membesarnya seperti sekarang ini sehingga banyak warga diungsikan. saya mengungsi ke daerah ini terkait bantuan ini kebanyakan dari relawan. Harapan saya, bantuan ini secepatnya disalurkan karena kami di sini hanya bisa berharap dari pemerintah Desa dan pihak kabupaten. Terkait banjir ini sudah diinstruksikan untuk mengungsi,” pungkas warga Dringu.

“Kami atas nama pemerintah Desa setempat khususnya RT 05/RW 03, Dusun Krajan, mengucapkan banyak terima kasih kepada Komunitas Bumi Banger yang turun langsung ke warga saya, sebagai RT pun ikut turun langsung apa yang menjadi kebutuhan warga,” ungkapnya.

Senada dengan ibu bidan yang ada di pengungsian, “Alhamdulillah sudah banyak tersalurkan ke warga di sini terkait kesehatan warga, saya selalu mengecek kesehatan tiap harinya di pengungsian ini ada 5 Krajan 5 KK dari Dusun Kotean RT 02 RW 01 Dusun Krajan RT 03/ RW 02. Jadi ada dua Dusun yang ada di pengungsian,” tandas Bidan Desa Ibu Ida. (ADL)